Paradigma Journal of Administration
Vol. 4 No. 1 (2026): Paradigma Journal of Administration, Juni 2026

Implementasi Program Pengentasan Kemiskinan Di Kampung Komanggaret Distrik Saifi Kabupaten Sorong Selatan

Ambrosius Onim (Bagian Kesejahteraan Rakyat, Sekretariat Daerah Kabupaten Sorong Selatan)
Nurkaidah Nurkaidah (Program Studi Ilmu Administrasi Publik, Program Pascasarjana, Universitas Bosowa)
Muhammad Ridha Suaib (Program Studi Ilmu Administrasi Publik, Program Pascasarjana, Universitas Bosowa)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi program pengentasan kemiskinan di Kampung Komanggaret, Distrik Saifi, Kabupaten Sorong Selatan; mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan program; serta menelaah manfaatnya bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pengentasan kemiskinan telah dilaksanakan melalui penguatan ekonomi lokal, padat karya tunai kampung, penguatan BUMKam dan usaha mikro, layanan konseling dan edukasi sosial, peningkatan layanan dasar, perbaikan gizi dan pencegahan stunting, serta penguatan kapasitas kelembagaan kampung. Faktor pendukung pelaksanaan program meliputi landasan kebijakan, dukungan kelembagaan, koordinasi lintas sektor, pendanaan, komitmen aparatur, dan partisipasi masyarakat. Sementara itu, faktor penghambat meliputi lemahnya integrasi program, keterbatasan data, rendahnya kapasitas sumber daya manusia, keterbatasan sarana dan prasarana, serta kondisi geografis yang sulit dijangkau. Program tersebut memberikan manfaat bagi pemenuhan kebutuhan dasar, peningkatan pendapatan, penguatan modal sosial, dan tata kelola kampung. Penelitian ini menegaskan pentingnya sinkronisasi program dan penguatan basis data kemiskinan untuk meningkatkan efektivitas kebijakan pengentasan kemiskinan di wilayah terpencil. This study aims to analyze the implementation of poverty alleviation programs in Komanggaret Village, Saifi District, South Sorong Regency, identify the supporting and inhibiting factors in program implementation, and examine the benefits of the programs for improving community welfare. This research employed a qualitative approach, with data collected through observation, interviews, and documentation. The findings indicate that poverty alleviation programs have been implemented through local economic strengthening, village cash-for-work activities, strengthening of village-owned enterprises (BUMKam) and micro-enterprises, counseling and social education services, improvements of basic services, nutrition improvement and stunting prevention, and strengthening of village institutional capacity. The supporting factors in program implementation include the existence of a policy foundation, institutional support, cross-sectoral coordination, funding, the commitment of local apparatus, and community participation. Meanwhile, the inhibiting factors include weak program integration, limited data availability, low human resource capacity, inadequate facilities and infrastructure, and difficult geographical conditions. These programs provide benefits in fulfilling basic needs, increasing income, strengthening social capital, and improving village governance. This study emphasizes the importance of program synchronization and the strengthening of poverty databases to enhance the effectiveness of poverty alleviation policies in remote areas.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

pja

Publisher

Subject

Decision Sciences, Operations Research & Management Education Social Sciences Other

Description

Paradigma Journal of Administration menerbitkan artikel yang pada bidang tata kelola pemerintahan, kebijakan publik, kepemimpinan, dan kebijakan pembangunan. Bagi penulis yang memiliki artikel pada bidang tersebut dapat disesuaikan dengan panduan penulisan dan template kemudian disubmit secara ...