Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses peningkatan kecerdasan spasial melalui bermain sains pada anak usia 5-6 tahun. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan metode pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Sampel dalam penelitian ini adalah 10 anak kelompok B3 usia 5-6 tahun di KB Handayani 4 Balikpapan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode bermain sains ternyata efektif dalam pengembangan kecerdasan spasial anak usia 5-6 tahun. kecerdasan visual-spasial kemampuan anak memvisualisasikan gambar didalam pikirannya atau kemampuan berpikir dalam bentuk visual. Kegiatan bermain sains bisa dilakukan dengan memanfaatkan teknologi dan literasi. Semua kecerdasan bisa muncul sesuai dengan kegiatan sains utamanya kecerdasan logis matematis dan kecerdasan spasial. Kecerdasan spasial muncul dengan permainan sains percampuran warna dan eksperimen hujan pelangi.
Copyrights © 2024