Bety Vitriana
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Upaya Meningkatkan Kemandirian Anak Melalui Kegiatan Menggunting Dan Menempel Pada Usia 5-6 Tahun Grace Charity; Sri Wahyuni; bety vitriana; Norlaila Norlaila; yamani yamani
JURNAL PELANGI Vol. 2 No. 2 (2024): JURNAL PELANGI
Publisher : Universitas Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47002/djcqgw04

Abstract

Penelitian ini berlandaskan pada kemandirian pada anak TK Happy Holy Kids Balikpapan yang masih rendah. Belum semua anak memenuhi penilaian BSH pada setiap indikator perkembangan kemandirian seperti mengantri mencuci tangan, merapikan mainan sendiri dan mengerjakan tugas sendiri. Dengan demikian, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian anak-anak di TK Happy Holy Kids Balikpapan melalui kegiatan menggunting dan menempel. Penelitian ini menerapkan metode penelitian tindakan kelas dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari 10 anak berusia 5-6 tahun. Berdasarkan pengamatan awal, ditemukan bahwa 80% anak belum berkembang (BB) dalam indikator mampu mengantri mencuci tangan, 60% anak belum berkembang (BB) dalam indikator mampu mengerjakan tugas sendiri, dan 50% anak mulai berkembang (MB) dalam indikator mampu merapikan mainannya sendiri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa capaian perkembangan kemandirian anak dengan penilaian BSH meningkat menjadi 70% pada akhir siklus II. Disarankan bagi guru dan peneliti selanjutnya untuk menggunakan metode ini dengan alat dan bahan ajar yang lebih variative.
Analisis Kemampuan Guru Dalam Menerapkan Model Pembelajara Beyond Center And CircleTime (BCCT) Pada Anak Usia 5-6 Tahun Afifah Ambar; Sri Wahyuni; bety vitriana; norlaila norlaila; suprijadi suprijadi
JURNAL PELANGI Vol. 2 No. 2 (2024): JURNAL PELANGI
Publisher : Universitas Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47002/hpab8z29

Abstract

Pendidikan anak usia dini adalah fondasi penting bagi perkembangan karakter dan keterampilan anak di masa depan, di mana mereka cepat menyerap informasi dan membentuk kebiasaan yang memengaruhi masa depan mereka. Model Beyond Center and Circle Time (BCCT) adalah pendekatan pembelajaran berbasis bermain yang bertujuan mengembangkan aspek kognitif, sosial, emosional, dan motorik anak. Penelitian ini menganalisis penerapan BCCT oleh guru di KB Kelas Mini KIDS 2 Balikpapan, mengidentifikasi kekuatan dan tantangan dalam implementasinya,dengan harapan temuan ini akan berkontribusi pada teori pendidikan anak usia dini, memberikan panduan praktis bagi guru, dan mendukung kebijakan pendidikan yang lebih efektif.
Strategi Guru Dalam Mengembangkan Kecerdasan Spasial Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Kegiatan Bermain Sains Tari Sutrisni; Lisda Hani; sri purwanti; bety vitriana; yamani yamani
JURNAL PELANGI Vol. 2 No. 2 (2024): JURNAL PELANGI
Publisher : Universitas Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47002/wjk2yh41

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses peningkatan kecerdasan spasial melalui bermain sains pada anak usia 5-6 tahun. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan metode pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Sampel dalam penelitian ini adalah 10 anak kelompok B3 usia 5-6 tahun di KB Handayani 4 Balikpapan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode bermain sains ternyata efektif dalam pengembangan kecerdasan spasial anak usia 5-6 tahun. kecerdasan visual-spasial kemampuan anak memvisualisasikan gambar didalam pikirannya atau kemampuan berpikir dalam bentuk visual. Kegiatan bermain sains bisa dilakukan dengan memanfaatkan teknologi dan literasi. Semua kecerdasan bisa muncul sesuai dengan kegiatan sains utamanya kecerdasan logis matematis dan kecerdasan spasial. Kecerdasan spasial muncul dengan permainan sains percampuran warna dan eksperimen hujan pelangi.
Pengembangan Kemampuan Kognitif Anak Usia 5-6 TahunMelalui Game Edukasi Berbasis ICT Tii Sauche; norlaila norlaila; yamani yamani; bety vitriana; baldwine honest
JURNAL PELANGI Vol. 2 No. 2 (2024): JURNAL PELANGI
Publisher : Universitas Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47002/cameqa56

Abstract

Penelitian ini difokuskan untuk mengembangkan pengetahuan kognitif anak melalui penggunaan game edukasi digital sebagai salah satu alat bagi para pendidik dalam kegiatan belajar mengajar. Metode ini akan diaplikasikan melalui media ICT yang mampu memotivasi peserta didik untukdapat mengembangkan kemampuan berfikir dan menyelesaikan masalah. Yang akan dicapai dalam penerapan metode ICT melalui game edukasidigital adalah agar dapat mengembangkan kemampuan berfikir anak usia 5-6 tahun dan kreativitas dalam belajar dengan cara yang menyenangkan. Metode yang peneliti gunakan ialah kualitatif deskritif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini ialah observasi, wawancara, dan dokumentasi.Dengan sasaran subjek usia 5-6 tahun. Hasil penelitian berdasarkan aspek perkembangan dan aspek kearifan lokal mendapatkan data anak berkembang sesuai harapan. Maka dapat disimpulkan bahwasannya melalui game edukasi digital berbasis ICT mampu menambah kemampuan perkembangan kognitif anak di TK IT Al-Qomar Balikpapan.
Pembelajaran Berbasis Permainan Dalam Mengembangkan Aspek Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia 5 – 6 Tahun Sonia Yuliana; lisda hani; bety vitriana; baldwine honest; sri purwanti
JURNAL PELANGI Vol. 2 No. 2 (2024): JURNAL PELANGI
Publisher : Universitas Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47002/twrssy35

Abstract

Salah satu aspek perkembangan anak usia dini adalah perkembangan sosial emosional. Perkembangan sosial dan emosional anak usia dini merupakan aspek penting yang mempengaruhi kemampuan anak dalam berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya. Pada usia 5-6 tahun, anak-anakberada pada tahap perkembangan yang krusial di mana mereka mulai mengembangkan keterampilan sosial seperti bekerja sama, berbagi, danmemahami perasaan orang lain. Kesadaran akan pentingnya pendidikan anak usia dini telah meningkat secara signifikan, akan tetapiimplementasi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan perkembangan sosial emosional anak masih menjadi tantangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Bagaimana pembelajaran berbasis permainan terhadap aspek perkembangan sosial emosional usia 5-6 tahun di KB Tulip Kids. Pembelajaran berbasis permainan menjadi salah satu metode yang efektif dalam mendukung perkembangan sosial emosional anak usia dini, yang dimana dalam penelitian ini bermanfaat untuk menambah pengetahuan serta pemahaman tentang pembelajaran berbasis permainan terhadap aspek perkembangan sosial emosional. Selain itu, penelitian ini dapat menjadi acuan untuk penelitian berikutnya karena melalui permainan, anak-anakdapat belajar berinteraksi dengan teman sebaya dalam situasi yang menyenangkan.Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, pengumpulan datanya dilakukan dengan menggunakan teknik observasi, dokumentasi dan wawancara. Setelah data terkumpul, maka selanjutnya dilakukan analisis data dengan teknik analisis deskriptif kualitatif. Dalam penelitian ini berisikan terkait permainan yang dapat meningkatkan sosial emosional pada anak usia dini. Hasil dari penelitian ini anak telah mencapai perkembangan sosial emsisonal terlihat dari anak sudah mampu bekerjasama, bertanggung jawab, bersikpa sabar dan mampu mengenali emosi diri dan orang lain.