Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan rendahnya keaktifan, motivasi, serta capaian hasil belajar IPA siswa kelas IV MIS Anwarul Huda. Kondisi tersebut diduga disebabkan oleh ketidakmampuan siswa dalam mengenali karakteristik gaya belajar yang paling efektif bagi diri mereka sendiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh positif dan signifikan gaya belajar siswa terhadap hasil belajar IPA pada materi perubahan wujud benda. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode asosiatif. Populasi penelitian mencakup seluruh siswa MIS Anwarul Huda dengan sampel jenuh kelas IV yang berjumlah 22 orang, yang ditentukan melalui teknik probability sampling jenis cluster sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen observasi, angket (kuesioner) untuk gaya belajar (X), dan dokumentasi nilai tes untuk hasil belajar IPA (Y). Uji prasyarat analisis menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji linearitas dengan bantuan SPSS versi 26. Hasil analisis regresi linear sederhana menghasilkan persamaan Y = -3,656 + 1,167X. Pengujian hipotesis parsial (uji t) menunjukkan nilai t hitung > ttabel (2,270 > 1,717) dengan signifikansi 0,034 < 0,05, sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Koefisien determinasi (R2) bernilai 0,205, yang berarti variabel gaya belajar memberikan kontribusi pengaruh sebesar 20,5% terhadap hasil belajar IPA, sedangkan 79,5% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan terdapat pengaruh positif dan signifikan antara gaya belajar terhadap hasil belajar IPA materi perubahan wujud benda siswa kelas IV di MIS Anwarul Huda.
Copyrights © 2026