Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran media sosial Instagram dalam pembentukan identitas komunitas olahraga Tenis Akhir Pekan (TAP) Samarinda. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan Teori Konstruksi Realitas Sosial Berger dan Luckmann yang meliputi eksternalisasi, objektivasi, dan internalisasi. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan enam informan yang terdiri atas pendiri komunitas, admin media sosial, pelatih, dan tiga peserta aktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa identitas komunitas TAP Samarinda dibangun melalui nilai-nilai gaya hidup sehat, sportivitas, inklusivitas, dan kekeluargaan yang kemudian direpresentasikan secara konsisten melalui konten Instagram. Representasi tersebut membentuk citra komunitas yang aktif, sehat, dan terbuka serta mendorong anggota untuk mengembangkan rasa memiliki dan identitas kolektif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Instagram berperan penting sebagai media konstruksi identitas komunitas olahraga yang menghubungkan aktivitas di ruang nyata dengan representasi di ruang digital.
Copyrights © 2026