Proyek pembangunan gedung bertingkat merupakan salah satu jenis proyek konstruksi yang memiliki tingkat kompleksitas tinggi karena melibatkan banyak aktivitas yang saling berkaitan serta membutuhkan koordinasi yang baik antar sumber daya. Salah satu faktor yang menentukan keberhasilan proyek adalah kinerja penjadwalan yang efektif dalam mengatur urutan pekerjaan, durasi kegiatan, dan alokasi sumber daya sehingga proyek dapat diselesaikan sesuai dengan target waktu yang telah ditetapkan. Keterlambatan dalam pelaksanaan proyek sering terjadi akibat kurang optimalnya perencanaan dan pengendalian jadwal, yang dapat berdampak pada peningkatan biaya dan penurunan produktivitas pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja penjadwalan pada proyek pembangunan gedung bertingkat serta mengidentifikasi aktivitas yang berpengaruh terhadap pencapaian waktu penyelesaian proyek. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan mengumpulkan data berupa daftar aktivitas pekerjaan, durasi kegiatan, hubungan ketergantungan antar pekerjaan, dan jadwal pelaksanaan proyek. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan pendekatan jaringan kerja (network planning) untuk mengevaluasi urutan aktivitas dan menentukan aktivitas kritis yang memengaruhi waktu penyelesaian proyek. Hasil analisis menunjukkan bahwa evaluasi kinerja penjadwalan dapat membantu mengidentifikasi potensi keterlambatan sejak dini serta memberikan dasar dalam pengambilan keputusan untuk pengendalian waktu proyek. Dengan penerapan sistem penjadwalan yang terencana dan terstruktur, pelaksanaan proyek pembangunan gedung bertingkat dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan sesuai dengan target waktu yang telah ditentukan sehingga mendukung keberhasilan proyek secara keseluruhan.
Copyrights © 2026