Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

TINJAUAN KONSTRIBUSI LEMBARAN CARBON FIBER TERHADAP KEKUATAN GESER PADA BALOK LANGSING Barlian, Edo
JURNAL PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURUAN Vol 17, No 1 (2015): April 2015
Publisher : FT Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Dalam penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui perbandingan geser pada balok bertulang dengan jumlah tulangan geser kecil dari persyaratan minimal dengan balok beton bertulang yang diberi perkuatan lembaran carbon fiber secara analisa. Jumlah tulangan geser minimal dilakukan agar balok lemah terhadap geser. Pemakaian carbon fiber pada suatu konstruksi biasa nya disebabkan oleh terjadi kesalahan perencanaan, adanya kerusakan-kerusakan dari bagian struktur sehingga dikhawatirkan tidak berfungsi sesuai dengan yang diharapkan dan adanya perubahan fungsi pada system struktur dan adanya penambahan beban yang melebihi beban rencana. Analisa perhitungan dilakukan berdasarkan SNI 03-2847-2002 dan metode ACI 440. Dari hasil perhitungan menunjukkan bahwa lembaran carbon fiber bersama-sama dengan kuat geser nominal sumbangan dari beton dapat memberikan konstribusi geser pada balok beton.Kata Kunci: Geser, Carbon, Balok, Analisis, KapasitasAbstrakDalam penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui perbandingan geser pada balok bertulang dengan jumlah tulangan geser kecil dari persyaratan minimal dengan balok beton bertulang yang diberi perkuatan lembaran carbon fiber secara analisa. Jumlah tulangan geser minimal dilakukan agar balok lemah terhadap geser. Pemakaian carbon fiber pada suatu konstruksi biasa nya disebabkan oleh terjadi kesalahan perencanaan, adanya kerusakan-kerusakan dari bagian struktur sehingga dikhawatirkan tidak berfungsi sesuai dengan yang diharapkan dan adanya perubahan fungsi pada system struktur dan adanya penambahan beban yang melebihi beban rencana. Analisa perhitungan dilakukan berdasarkan SNI 03-2847-2002 dan metode ACI 440. Dari hasil perhitungan menunjukkan bahwa lembaran carbon fiber bersama-sama dengan kuat geser nominal sumbangan dari beton dapat memberikan konstribusi geser pada balok beton.Kata Kunci: Geser, Carbon, Balok, Analisis, Kapasitas
TINJAUAN KONSTRIBUSI LEMBARAN CARBON FIBER TERHADAP KEKUATAN GESER PADA BALOK LANGSING Barlian, Edo
JURNAL PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURUAN Vol 17, No 1 (2015): April 2015
Publisher : FT Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Dalam penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui perbandingan geser pada balok bertulang dengan jumlah tulangan geser kecil dari persyaratan minimal dengan balok beton bertulang yang diberi perkuatan lembaran carbon fiber secara analisa. Jumlah tulangan geser minimal dilakukan agar balok lemah terhadap geser. Pemakaian carbon fiber pada suatu konstruksi biasa nya disebabkan oleh terjadi kesalahan perencanaan, adanya kerusakan-kerusakan dari bagian struktur sehingga dikhawatirkan tidak berfungsi sesuai dengan yang diharapkan dan adanya perubahan fungsi pada system struktur dan adanya penambahan beban yang melebihi beban rencana. Analisa perhitungan dilakukan berdasarkan SNI 03-2847-2002 dan metode ACI 440. Dari hasil perhitungan menunjukkan bahwa lembaran carbon fiber bersama-sama dengan kuat geser nominal sumbangan dari beton dapat memberikan konstribusi geser pada balok beton.Kata Kunci: Geser, Carbon, Balok, Analisis, KapasitasAbstrakDalam penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui perbandingan geser pada balok bertulang dengan jumlah tulangan geser kecil dari persyaratan minimal dengan balok beton bertulang yang diberi perkuatan lembaran carbon fiber secara analisa. Jumlah tulangan geser minimal dilakukan agar balok lemah terhadap geser. Pemakaian carbon fiber pada suatu konstruksi biasa nya disebabkan oleh terjadi kesalahan perencanaan, adanya kerusakan-kerusakan dari bagian struktur sehingga dikhawatirkan tidak berfungsi sesuai dengan yang diharapkan dan adanya perubahan fungsi pada system struktur dan adanya penambahan beban yang melebihi beban rencana. Analisa perhitungan dilakukan berdasarkan SNI 03-2847-2002 dan metode ACI 440. Dari hasil perhitungan menunjukkan bahwa lembaran carbon fiber bersama-sama dengan kuat geser nominal sumbangan dari beton dapat memberikan konstribusi geser pada balok beton.Kata Kunci: Geser, Carbon, Balok, Analisis, Kapasitas
A Review: Green Life And Behavior Change for Net Zero by Non Governmental Organizations Wisnu Prayogo; Rachmat Mulyana; Janter Pangaduan Simanjuntak; I Wayan Koko Suryawan; Laili Fitria; Edo Barlian; Putri Lynna A. Luthan; Dion Awfa; Ahmad Daudsyah Imami; Rifka Noor Azizah; Ani Purwanti; Sitepu Amrina Rosyada; Vemi Ridantam
International Journal of Marine Engineering Innovation and Research Vol 8, No 3 (2023)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j25481479.v8i3.18692

Abstract

global warming and environmental issues are being caused by the overuse of fossil fuels and increased industrialization around the world, which has resulted in the production of greenhouse gases. As a result, it's crucial to reach net-zero carbon emissions. By balancing the total quantity of carbon dioxide or other greenhouse gas emissions over a specific period and taking actions that are ecologically responsible, net zero carbon emissions can be accomplished. For environmental sustainability to be successful, it must be able to influence people's attitudes and behavior toward the environment. To understand NGOs' obligations in supporting net-zero carbon emissions, this paper presents a methodical debate utilizing NGOs as case studies. The method is employed in this work by reviewing the body of primary and secondary research on the study issue. This essay initially lists different environmental NGOs organizations before categorizing and outlining some of the significant GHGs reduction initiatives made by these organizations. This essay also addresses key issues that must be addressed upon to achieve the best outcomes. This report gives a broad overview of the synergizing domains that NGOs around the globe work in to assist improvement environmental security.
A Review: Green Life And Behavior Change for Net Zero by Non Governmental Organizations Wisnu Prayogo; Rachmat Mulyana; Janter Pangaduan Simanjuntak; I Wayan Koko Suryawan; Laili Fitria; Edo Barlian; Putri Lynna A. Luthan; Dion Awfa; Ahmad Daudsyah Imami; Rifka Noor Azizah; Ani Purwanti; Sitepu Amrina Rosyada; Vemi Ridantam; Zhilli Izzadati Khairuni
International Journal of Marine Engineering Innovation and Research Vol. 8 No. 3 (2023)
Publisher : Department of Marine Engineering, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j25481479.v8i3.5178

Abstract

Global warming and environmental issues are being caused by the overuse of fossil fuels and increased industrialization around the world, which has resulted in the production of greenhouse gases. As a result, it's crucial to reach net-zero carbon emissions. By balancing the total quantity of carbon dioxide or other greenhouse gas emissions over a specific period and taking actions that are ecologically responsible, net zero carbon emissions can be accomplished. For environmental sustainability to be successful, it must be able to influence people's attitudes and behavior toward the environment. To understand NGOs' obligations in supporting net-zero carbon emissions, this paper presents a methodical debate utilizing NGOs as case studies. The method is employed in this work by reviewing the body of primary and secondary research on the study issue. This essay initially lists different environmental NGOs organizations before categorizing and outlining some of the significant GHGs reduction initiatives made by these organizations. This essay also addresses key issues that must be addressed upon to achieve the best outcomes. This report gives a broad overview of the synergizing domains that NGOs around the globe work in to assist improvement environmental security.
PENERAPAN MANAJEMEN BENCANA MENUJU TANGGAP BENCANA GEMPABUMI DI KAWASAN PEMUKIMAN PADAT PENDUDUK Edo Barlian; Kemala Jumpa; Harry Wibowo; Wisnu Prayoga; Novrizaldi Wardana
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.38264

Abstract

Desa Suka Makmur berada di kecamatan Deli Tua kabupaten Deli Serdang yang berbatasan sebelah utara berbatarsan dengan Kota Medan, di sebelah timur dengan Kecamatan Patumbak, di sebelah Selatan berbatasan dengan Desa Kedai Durian dan sebelah Barat berbatasan dengan Kecamatan Namorambe. Wilayah Desa Suka Makmur seluas 1,65 km2 atau 17,63% dari luas Kecamatan Deli Tua yang terdiri dari 8 dusun. Jumlah penduduk Desa Suka Makmur berjumlah 11.021 jiwa denagn distribusi penduduk laki-laki berjumlah 5.471 jiwa dan perempuan 5.550 jiwa. Permasalahan utama yang dialami oleh masyarakat Desa Suka makmur dalam tindakan mitigasi bencana gempabumi berupa tidak adanya panduan dan pemahaman dampak dari gempabumi terhadap korba jiwa dan kerugian harta benda. Masyarakat Desa Suka Makmur juga belum memahami bahwa dampak ikutan dari bencana gempabumi seperti likuifaksi, longsor dan tanah amblas. Metode yang digunakan adalah pendekatan kepada mitra dengan cara mendata penduduk rentan bahaya bencana, mengumpulkan data primer dan sekunder serta melakukan pendampingan penerapan manajemen bencana meliputi penyuluhan, pelatihan dan perberdayaan dengan pemasangan perangkat simbol dan rambu-rambu kebencanaan Solusi yang akan ditawarkan dengan penyuluhan, pelatihan dan perberdayaan dengan tahapan-tahapan sebagai berikut: 1) tahap persiapan perancangan, 2) penyuluhan, pengenalan dan penyampaian informasi tentang bencana alam dan mitigasi, 3) pemasangan perangkat simbol dan rambu-rambu kebencanaan
Analisa Bill Of Quantity Take Off (Volume) Pada Pembangunan Sekolah Rakyat Serdang Bedagai Monica Agnes Marbun; Refina Olivia Simamora; Rista Lumbantoruan; Ronal Regen Silitonga; Edo Barlian; Melvi Maulita Napitupulu; Arrisha Anggraini
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.10210

Abstract

Bill of Quantity (BOQ) merupakan dokumen penting dalam manajemen proyek konstruksi yang berfungsi untuk mengidentifikasi, mengukur, dan mendokumentasikan seluruh kuantitas pekerjaan yang akan dilaksanakan. Penyusunan BOQ yang akurat sangat diperlukan karena menjadi dasar dalam estimasi biaya, pengadaan material, perencanaan sumber daya, serta pengendalian pelaksanaan proyek. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis proses perhitungan volume pekerjaan dan penyusunan Bill of Quantity pada proyek konstruksi gedung berdasarkan gambar kerja dan spesifikasi teknis yang tersedia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif melalui studi dokumen, yaitu dengan melakukan identifikasi item pekerjaan, perhitungan volume berdasarkan gambar perencanaan, pengelompokan pekerjaan sesuai klasifikasi konstruksi, serta penyusunan daftar kuantitas pekerjaan dalam format BOQ. Data yang digunakan meliputi gambar arsitektur, struktur, dan dokumen teknis proyek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyusunan BOQ memerlukan ketelitian tinggi dalam menginterpretasikan gambar kerja dan menentukan metode perhitungan volume yang sesuai untuk setiap item pekerjaan. BOQ yang tersusun secara sistematis mampu memberikan informasi kuantitas pekerjaan yang akurat sehingga dapat mendukung proses estimasi biaya dan pengendalian proyek secara efektif. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa Bill of Quantity memiliki peranan yang sangat penting dalam tahap perencanaan proyek konstruksi karena dapat meningkatkan akurasi perhitungan kebutuhan pekerjaan, meminimalkan potensi kesalahan estimasi, serta menjadi dasar yang andal dalam penyusunan anggaran biaya proyek.
Kajian Metode Pelaksanaan dan Pengawasan Struktur Beton Kolom Pada Proyek Gedung Sekolah Asrama Putra SMA Monica Agnes Marbun; Refina Olivia Simamora; Rista Lumbantoruan; Ronal Regen Silitonga; Edo Barlian; A.Daniel Andersaon Munthe
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.10669

Abstract

Pekerjaan kolom beton bertulang merupakan salah satu elemen struktur utama yang berfungsi menyalurkan beban dari struktur atas menuju pondasi sehingga kualitas pelaksanaannya sangat menentukan keamanan dan kestabilan bangunan. Keberhasilan pekerjaan kolom tidak hanya dipengaruhi oleh metode pelaksanaan yang digunakan, tetapi juga oleh sistem pengawasan yang diterapkan selama proses konstruksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji metode pelaksanaan dan pengawasan struktur beton kolom pada Proyek Gedung Asrama Putra SMA, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan pekerjaan, serta mengevaluasi efektivitas metode yang diterapkan di lapangan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan observasi langsung. Data diperoleh melalui pengamatan terhadap tahapan pekerjaan kolom beton bertulang yang meliputi persiapan pekerjaan, pembesian, pemasangan bekisting, pengecoran beton, perawatan beton, serta kegiatan pengawasan pada setiap tahapan pekerjaan. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan membandingkan pelaksanaan aktual di lapangan dengan teori dan prosedur pelaksanaan konstruksi yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pelaksanaan pekerjaan kolom telah dilaksanakan secara sistematis sesuai tahapan konstruksi, sedangkan pengawasan dilakukan melalui pemeriksaan material, dimensi kolom, pemasangan tulangan, bekisting, dan proses pengecoran. Faktor pendukung yang ditemukan meliputi ketersediaan material, pengalaman tenaga kerja, dan koordinasi yang baik antar pihak proyek, sedangkan faktor penghambat meliputi kondisi cuaca, keterlambatan material, dan kendala teknis di lapangan. Berdasarkan hasil evaluasi, metode pelaksanaan dan pengawasan yang diterapkan dinilai cukup efektif dalam menjaga mutu pekerjaan kolom serta mendukung tercapainya kualitas konstruksi yang sesuai dengan spesifikasi teknis proyek.
Analisis Kinerja Penjadwalan pada Proyek Pembangunan Gedung Bertingkat Asrama Putra SMA Monica Agnes Marbun; Refina Olivia Simamora; Rista Lumbantoruan; Ronal Regen Silitonga; Edo Barlian; Ivana Christine Sembiring Brahmana
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.11022

Abstract

Proyek pembangunan gedung bertingkat merupakan salah satu jenis proyek konstruksi yang memiliki tingkat kompleksitas tinggi karena melibatkan banyak aktivitas yang saling berkaitan serta membutuhkan koordinasi yang baik antar sumber daya. Salah satu faktor yang menentukan keberhasilan proyek adalah kinerja penjadwalan yang efektif dalam mengatur urutan pekerjaan, durasi kegiatan, dan alokasi sumber daya sehingga proyek dapat diselesaikan sesuai dengan target waktu yang telah ditetapkan. Keterlambatan dalam pelaksanaan proyek sering terjadi akibat kurang optimalnya perencanaan dan pengendalian jadwal, yang dapat berdampak pada peningkatan biaya dan penurunan produktivitas pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja penjadwalan pada proyek pembangunan gedung bertingkat serta mengidentifikasi aktivitas yang berpengaruh terhadap pencapaian waktu penyelesaian proyek. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan mengumpulkan data berupa daftar aktivitas pekerjaan, durasi kegiatan, hubungan ketergantungan antar pekerjaan, dan jadwal pelaksanaan proyek. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan pendekatan jaringan kerja (network planning) untuk mengevaluasi urutan aktivitas dan menentukan aktivitas kritis yang memengaruhi waktu penyelesaian proyek. Hasil analisis menunjukkan bahwa evaluasi kinerja penjadwalan dapat membantu mengidentifikasi potensi keterlambatan sejak dini serta memberikan dasar dalam pengambilan keputusan untuk pengendalian waktu proyek. Dengan penerapan sistem penjadwalan yang terencana dan terstruktur, pelaksanaan proyek pembangunan gedung bertingkat dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan sesuai dengan target waktu yang telah ditentukan sehingga mendukung keberhasilan proyek secara keseluruhan.
Tren Dan Perkembangan Penelitian Curah Hujan Dalam Kajian Hidrologi: Analisis Bibliometrik Komparatif Di Asia Tenggara, Asia Timur, Dan Timur Tengah Ivana Christine Sembiring Brahmana; Zulkifli Matondang; Edo Barlian; Hindra Karamah Putra Handana; Heri Pranata Sitorus; Jeremy Andreas Sim; Wisnu Prayogo
Jurnal Sains Agro Vol 11, No 1 (2026): Jurnal Sains Agro
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jsa.v11i1.1967

Abstract

Perubahan pola curah hujan dan meningkatnya kejadian hidrologi ekstrem telah mendorong perkembangan penelitian hidrologi di berbagai kawasan. Penelitian ini bertujuan memetakan tren, struktur intelektual, dan perkembangan tema penelitian curah hujan dalam kajian hidrologi di Asia Tenggara, Asia Timur, dan Timur Tengah melalui analisis bibliometrik komparatif. Data publikasi diperoleh dari basis data Web of Science dan dianalisis berdasarkan pertumbuhan publikasi, afiliasi dan penulis produktif, bidang penelitian, topik sitasi, peta tematik, serta jaringan kemunculan bersama kata kunci. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan publikasi yang nyata di ketiga kawasan, meskipun tingkat produktivitas dan kepadatan jaringannya berbeda. Asia Timur memiliki struktur kelembagaan dan jaringan pengetahuan yang paling padat, sedangkan penelitian di Asia Tenggara lebih menonjolkan risiko banjir, limpasan, curah hujan monsun, dan pemodelan hidrologi. Penelitian di Timur Tengah lebih banyak diarahkan pada hidrologi wilayah kering, kekeringan, pengisian ulang air tanah, degradasi lahan, dan pengelolaan sumber daya air. Di seluruh kawasan, hidrologi, presipitasi, limpasan, pemodelan, dan perubahan iklim menjadi tema utama yang menghubungkan berbagai kelompok penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa kondisi iklim, ketersediaan data, kapasitas institusional, dan kolaborasi ilmiah membentuk arah perkembangan penelitian di setiap kawasan. Studi ini dapat menjadi dasar untuk memperkuat kolaborasi lintas wilayah, mengembangkan pemodelan hidroklimat yang adaptif, dan mengarahkan penelitian mendatang pada pengelolaan risiko hidrologi