Huma Betang: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Vol. 2 No. 1 (2026): HUMA BETANG - Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Pendampingan Kepewaraan untuk Meningkatkan Kompetensi Public Speaking Guru SD 4 Bae Kecamatan Bae Kabupaten Kudus

Mila Roysa (Universitas Muria Kudus)
Muhammad Noor Ahsin (Universitas Muria Kudus)
Ristiyani Ristiyani (Universitas Muria Kudus)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2026

Abstract

Tujuan kegiatan adalah meningkatkan kompetensi berbicara di depan umum, keterampilan membawakan acara, dan profesionalisme guru SD 4 Bae Kecamatan Bae Kabupaten Kudus. Pengetahuan guru di SD 4 Bae akan manfaat kegiatan menjadi pembawa acara masih rendah. Dari 4 pilihan jawaban. Adapun yang paling banyak dipilih yakni melatih kemampuan menulis (40%), meningkatkan keterampilan dan profesionalisme guru (30%), meningkatkan kemampuan berbicara di depan umum (10%) menjadi pribadi yang bermanfaat bagi orang lain (20%). Dari 15 guru, hanya ada 2 guru yang menjawab pernah menjadi Pewara di lingkungan selain sekolah. Berdasarkan permasalahan tersebut adapun solusi yang ditawarkan adalah dengan diadakannya Pendampingan Kepewaraan untuk Guru SD 4 Bae Kecamatan Bae Kabupaten Kudus. Metode yang digunakan meliputi observasi, pelatihan, pendampingan, simulasi, evaluasi, dan tindak lanjut. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai teknik kepewaraan, penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar, pengelolaan vokal, serta peningkatan kepercayaan diri.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

hbjournal

Publisher

Subject

Religion Agriculture, Biological Sciences & Forestry Arts Humanities Civil Engineering, Building, Construction & Architecture Economics, Econometrics & Finance Education Environmental Science Languange, Linguistic, Communication & Media Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Public Health Social Sciences Other

Description

Huma Betang adalah jurnal pengabdian kepada masyarakat dengan sistem peer-review dan akses terbuka yang diterbitkan dua kali setahun (Juni dan Desember) oleh lembaga riset non-pemerintah di bawah naungan Pusat Kajian Bahasa Daerah dan Budaya (Centre for Vernacular and Cultural Studies) yang berdiri ...