Mutu murid masih didominasi oleh indikator akademik, padahal pendidikan Islam menempatkan karakter sebagai esensi pembentukan manusia seutuhnya. Ketidaksesuaian tersebut menunjukkan adanya kesenjangan antara paradigma penjaminan mutu pendidikan dan hakikat pendidikan Islam. Penelitian terdahulu umumnya berfokus pada implementasi pendidikan karakter atau efektivitas program pembinaan karakter, namun belum menempatkan karakter Islami sebagai indikator utama mutu murid. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep mutu murid dalam perspektif pendidikan Islam, menegaskan karakter Islami sebagai indikator mutu murid, serta merumuskan strategi penguatannya dalam sistem penjaminan mutu pendidikan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain library research. Data diperoleh melalui studi dokumentasi terhadap literatur yang ditelusuri dari Google Scholar, Scopus, dan Garuda dengan rentang publikasi tahun 2015–2025 menggunakan kata kunci mutu murid, pendidikan Islam, karakter Islami, dan quality assurance. Literatur dipilih berdasarkan relevansi tema, kredibilitas sumber, dan keterkaitannya dengan fokus penelitian, kemudian dianalisis menggunakan content analysis melalui tahapan reduksi data, kategorisasi, sintesis, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mutu murid dalam pendidikan Islam merupakan integrasi ilmu, iman, dan amal, dengan karakter Islami sebagai indikator utama kualitas peserta didik. Kontribusi utama penelitian ini adalah menghasilkan kerangka konseptual penjaminan mutu yang mengintegrasikan dimensi akademik dan karakter Islami sebagai dasar evaluasi mutu murid. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan indikator mutu berbasis karakter Islami serta pengujian empiris terhadap model konseptual yang diusulkan pada berbagai jenjang pendidikan.
Copyrights © 2026