Penelitian ini menganalisis peran Bank Sampah Unit (BSU) Sekar Indah II sebagai inovasi sosial berbasis komunitas dalam mengatasi masalah sampah dan meningkatkan kesejahteraan sosial ekonomi masyarakat. Masalah utama berupa peningkatan volume sampah dan kebiasaan membuang sampah sembarangan di Perumahan Sekar Indah II ditanggapi dengan pendirian BSU pada tahun 2012. Menggunakan metode kualitatif studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pengurus dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BSU Sekar Indah II berhasil menciptakan nilai ekonomi dari limbah melalui inovasi unik, seperti program Tabungan Sampah untuk Bayar Pajak dan Tabungan Emas di Pegadaian. Secara ekonomi, tabungan sampah berfungsi sebagai instrumen penambah pendapatan atau penghematan yang signifikan bagi nasabah, memberikan fleksibilitas penarikan dalam bentuk kebutuhan pokok. Secara sosial, dampak nyata terlihat dari berkurangnya volume sampah yang dibuang ke TPS dan hilangnya pemulung di area perumahan. Keberhasilan model ini sangat ditentukan oleh Partisipasi Masyarakat di setiap tahapan program, meskipun menghadapi tantangan seperti faktor kemalasan dan rasa kasihan warga terhadap petugas kebersihan. Disimpulkan bahwa BSU Sekar Indah II menjadi model percontohan yang berhasil mencapai status Mandiri dan berkelanjutan, membuktikan potensi pengelolaan sampah berbasis komunitas sebagai katalis perubahan sosial dan ekonomi.
Copyrights © 2026