Mazmur Tanggapan adalah bagian penting dalam Liturgi Ekaristi yang berasal dari Kitab Suci, terutama Kitab Mazmur dalam Perjanjian Lama. Istilah “Mazmur” merujuk pada ayat-ayat Alkitab. Sementara itu, “tanggapan” menunjukkan interaksi antara pemazmur dan umat melalui respon nyanyian. Oleh karena itu, Mazmur Tanggapan tidak hanya berfungsi sebagai elemen musik, tetapi juga sebagai sabda Tuhan yang dihayati dan direspon secara aktif dalam perayaan liturgi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji” Performativitas Mazmur Tanggapan dalam Liturgi Ekaristi di Gereja St. Pius X Karanganyar” dengan menyoroti tiga aspek utama. Aspek-aspek tersebut adalah penguatan iman dan spiritualitas umat, peningkatan respon dan partisipasi umat, serta praktik inkulturasi Katolik dalam konteks budaya Jawa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan analitis melalui observasi liturgi, wawancara dengan pastor, pemazmur, anggota koor, dan umat, serta studi dokumen liturgi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menyanyikan ayat-ayat Mazmur dari Alkitab, yang disajikan dengan melodi sederhana dan ekspresif, membantu umat merenungkan Sabda Tuhan dengan lebih mendalam. Pola Mazmur yang interaktif mendorong keterlibatan aktif umat dalam Liturgi Sabda. Selain itu, penggunaan Mazmur Tanggapan berbahasa Jawa setiap minggu pertama merupakan bentuk nyata inkulturasi yang memperkuat identitas religius dan budaya umat serta mendukung pelestarian budaya.
Copyrights © 2026