Penguatan pemahaman keagamaan masyarakat menjadi kebutuhan penting di tengah tantangan pengasuhan keluarga pada era digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menguatkan pemahaman jamaah tentang iman sebagai fondasi pendidikan anak melalui pengajian tematik “Segenggam Iman untuk Anak Kita” di Masjid Al Hikmah Podosugih, Kota Pekalongan. Kegiatan melibatkan jamaah dan menggunakan metode service learning melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi, dengan pendekatan mau‘izhah hasanah berupa ceramah tematik, dialog interaktif, dan refleksi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan perubahan pengetahuan dan sikap peserta yang paling menonjol pada pemahaman bahwa pendidikan iman anak tidak cukup melalui nasihat, tetapi perlu dibangun melalui keteladanan, pembiasaan ibadah, komunikasi keluarga, dan pengawasan pergaulan. Indikator keberhasilan terlihat dari kehadiran 40 peserta/jamaah, partisipasi aktif dalam tanya jawab, serta kemampuan peserta merumuskan kembali peran orang tua sebagai teladan iman dalam keluarga. Perubahan ini tampak melalui respons peserta yang lebih reflektif saat mengaitkan materi dengan persoalan pengasuhan harian. Temuan ini menegaskan bahwa pengajian tematik berbasis masjid relevan sebagai model pengabdian yang partisipatif untuk memperkuat literasi keagamaan dan kesadaran religius masyarakat secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026