Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi pembiasaan shalat Dhuha dalam meningkatkan kualitas pengamalan ibadah sunnah siswa di tingkat sekolah menengah. Latar belakang penelitian ini adalah tantangan degradasi moral di era globalisasi yang menuntut lembaga pendidikan untuk memperkuat basis spiritual siswa. Metode yang digunakan dalam tulisan ini adalah kualitatif deskriptif yang menguraikan perencanaan, pelaksanaan, serta dampak dari program pembiasaan tersebut. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa strategi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dilakukan melalui empat tahapan utama: perencanaan komprehensif yang melibatkan koordinasi berbagai pihak, pelaksanaan dan pendampingan aktif dengan guru sebagai teladan, evaluasi dan refleksi berkelanjutan berbasis jurnal monitoring, serta pendekatan persuasif yang humanis. Temuan penelitian ini menyimpulkan bahwa pembiasaan shalat Dhuha yang terstruktur secara signifikan mampu meningkatkan kualitas ibadah sunnah siswa, di mana aktivitas ini bertransformasi dari kewajiban menjadi kebutuhan spiritual intrinsik. Hal ini berdampak positif pada penguatan karakter religius seperti kedisiplinan, ketekunan, dan rasa syukur dalam kehidupan sehari-hari siswa.
Copyrights © 2026