Mahasiswa yang merantau untuk menempuh pendidikan tinggi sering menghadapi berbagai tantangan, seperti kesulitan beradaptasi, tuntutan akademik, dan rasa rindu kepada keluarga yang dapat memengaruhi kebahagiaan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan kebahagiaan mahasiswa rantau Program Studi Bimbingan dan Konseling serta implikasinya terhadap Program Studi Bimbingan dan Konseling. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Populasi penelitian berjumlah 441 mahasiswa dengan sampel sebanyak 82 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik stratified random sampling tidak proporsional. Data dikumpulkan menggunakan skala Likert dan dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara dukungan keluarga dengan kebahagiaan mahasiswa rantau, sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Artinya, semakin tinggi dukungan keluarga yang diterima, semakin tinggi pula tingkat kebahagiaan mahasiswa rantau. Hasil penelitian ini berimplikasi pada pentingnya pengembangan layanan Bimbingan dan Konseling untuk mendukung kesejahteraan psikologis mahasiswa rantau. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara dukungan keluarga dengan kebahagiaan mahasiswa rantau Program Studi Bimbingan dan Konseling.
Copyrights © 2026