Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh model pembelajaran STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics) terhadap minat belajar IPAS siswa kelas III SD Inpres 18 Kabupaten Sorong. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment dan desain nonequivalent control group design. Populasi penelitian berjumlah 60 siswa kelas III yang sekaligus dijadikan sampel penelitian melalui teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa angket minat belajar yang telah melalui uji validitas ahli dan uji reliabilitas. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, homogenitas, dan Independent Samples Test dengan bantuan SPSS 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data pretest dan posttest berdistribusi normal. Hasil uji hipotesis pada pretest memperoleh nilai signifikansi 0,576 (>0,05) yang menunjukkan tidak terdapat perbedaan awal antara kelompok eksperimen dan kontrol. Setelah perlakuan diberikan, hasil posttest menunjukkan nilai signifikansi 0,028 (<0,05) yang mengindikasikan adanya perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Rata-rata minat belajar kelas eksperimen meningkat dari 59,20 menjadi 62,30, sedangkan kelas kontrol dari 60,23 menjadi 61,77. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran STEAM memberikan pengaruh yang signifikan terhadap minat belajar IPAS siswa. Model STEAM mampu menciptakan pembelajaran yang lebih aktif, kontekstual, kolaboratif, dan menarik sehingga mendorong keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran.
Copyrights © 2026