Tujuan – Pembelajaran matematika di sekolah dasar masih didominasi oleh metode konvensional yang kurang melibatkan keaktifan siswa sehingga berdampak pada rendahnya hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan model Team Games Tournament (TGT) terhadap hasil belajar matematika siswa kelas IV di SD Negeri 091277 Pematangsiantar. Metodologi – Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Pre-Experimental Design melalui desain one-group pretest–posttest. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas IV SD Negeri 091277 Pematangsiantar, Provinsi Sumatra Utara. Sampel ditentukan menggunakan teknik sampling jenuh, sehingga seluruh 26 siswa dijadikan subjek penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes pilihan ganda, dan dokumentasi. Instrumen penelitian diuji validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, dan daya pembeda. Data dianalisis menggunakan uji prasyarat dan uji paired sample t-test. Temuan – Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar matematika setelah penerapan model TGT. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai thitung = 23,67 lebih besar daripada ttabel = 2,06, sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Temuan ini menunjukkan bahwa model TGT berpengaruh signifikan terhadap peningkatan hasil belajar matematika siswa. Dengan demikian, model TGT dapat dijadikan alternatif pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan hasil belajar matematika di sekolah dasar. Kebaruan – Penelitian ini memberikan bukti empiris mengenai efektivitas model Team Games Tournament dalam meningkatkan hasil belajar matematika siswa sekolah dasar melalui penerapan pembelajaran kooperatif yang mengintegrasikan unsur permainan dan kompetisi akademik. Signifikansi – Hasil penelitian ini bermanfaat bagi guru, sekolah, dan peneliti sebagai referensi dalam memilih model pembelajaran yang inovatif untuk meningkatkan hasil belajar matematika di sekolah dasar.
Copyrights © 2026