Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

HUBUNGAN KEMAMPUAN BERKOMUNIKASI DOSEN DENGAN MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR (PGSD) FKIP UNIVERSITAS QUALITY MEDAN Bernard Simanjuntak
JURNAL CURERE Vol 2, No 2 (2018): VOl 2 NO 2 TAHUN 2018
Publisher : Universitas Quality

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36764/jc.v2i2.162

Abstract

This research was conducted at the Department of Medan Elementary School Teacher Training (PGSD) Quality University Medan in March-April 2018. The study population was all students of PGSD FKIP University of Medan Quality totaling 400 people. Samples using the Random Sampling technique to obtain a sample of 80 students.This type of research is a correlation research using the Product Moment formula from Carl Person on the correlation test, and the t test at a significant level α = 0.05. Based on descriptive and statistical analysis, lecturer communication ability variables characterized by four aspects, namely the ability to communicate orally, communicate in writing, communicate nonverbally, and communicate through tools/media are in the medium category. While the variables of student learning motivation are characterized by diligent & tenacious aspects, aspects of interest, independent aspects, and desire aspects are in the good category.The results of the study showed that the lecturers' communication skills were relatively good with an average score of 36.32. The level of student motivation also tends to be good with an average score of 39.74. Hypothesis testing results obtained rxy > rtable (0,276 > 0,254) and tcount > ttable (2,413 > 1,67). So the hypothesis that says there is a significant positive relationship between the ability to communicate with the students' learning motivation PGSD FKIP University of Medan Quality is accepted.
Pelatihan Penyusunan Bahan Ajar Interaktif Berbasis Multimedia dalam Mendukung Implementasi Kurikulum Merdeka: Pengabdian Eva Pratiwi Pane; Vina Merina Br Sianipar; Rio Parsaoran Napitupulu; Sunggul Pasaribu; Gayus Simarmata; Bernard Simanjuntak; Junifer Siregar; Golda Novatrasio Sauduran
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5115

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilatarbelakangi oleh hasil studi awal bahwa banyak guru SMK Swasta Surya Pematangsiantar belum mengetahui konsep pembelajaran terdiferensiasi kurikulum merdeka dan belum pernah mendapatkan pelatihan mengenai multimedia pembelajaran. Selain itu, guru belum memahami konsep dan implementasi pembelajaran terdiferensiasi, guru masih menggunakan pendekatan, media, dan metode mengajar konvensionaltanpa melibatkan atau menggunakan multimedia pembelajaran. Dan yang terakhir, guru belum pernah mengikuti pelatihan pembuatan dan pengembangan multimedia pembelajaran interaktif, apalagi berbasis teknologi. Tujuan PkM ini adalah memberikan pelatihan pembuatan multimedia interaktif berbasis teknologi untuk memfasilitasi pembelajaran terdiferensiasi kurikulum merdeka yang terbagi atas empat kegiatan utama. Metode kegiatan PkM ini meliputi tahap persiapan program yang meliputi analisis situasi, kebutahan dan persiapan kebutuhan pelatihan. Selanjutnya, tahap pelaksanaan meliputi kegiatan pemberian materi pelatihan. Dan yang terakhir adalah tahap monitoring dan evaluasi serta keberlanjutan program yang meliputi pengumpulan data hasil pelatihan dan tindaklanjutnya. Terdapat empat hasil dari kegiatan PkM ini, pertama, Telah terselenggaranya pelatihan berupa pemberian materi pelatihan mengenai kurikulum merdeka, pembelajaran terdiferensiasi dan multimedia pembelajaran interaktif. Kedua, telahterselenggara pelatihan peningkatan keahlian guru dalam membuat materi pembelajaran terdiferensiasi yang sesuai dengan kurikulum merdeka. Ketiga, telah terselenggara workshop pembuatan multimediapembelajaran interaktif berbasis teknologi. Keempat, telah terselenggara pendampingan pembuatan multimediapembelajaran interaktif bagi mitra. Kesimpulan dari PkM adalah ada peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra PkM dalam hal ini guru SMK Swasta Surya Pematangsiantar mengenai kurikulum merdeka, pembelajaran terdiferensisi, multimedia interaktif dan perangkat ajar kurikulum merdeka
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN DIFERENSIASI BAGI SISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SEKOLAH INKLUSI DI SEKOLAH DASAR: Indonesia Parningotan Siagian, Yosua Marasi; Binsar Tison Gultom; Meliana Br Gultom; Bernard Simanjuntak; Rindu Erwin S.M. Marpaung
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.42605

Abstract

This study aims to analyze the implementation of differentiated instruction for students with special needs in an inclusive elementary school, specifically at SD Swasta YP HKBP Pematangsiantar. The research employed a qualitative approach using a case study design to obtain an in-depth understanding of how differentiated instruction is applied in real classroom settings. The research participants included the school principal, classroom teachers, special assistant teachers, and students with special needs as observation subjects. Data were collected through participatory observations, semi-structured interviews, and document analysis. The data were analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldaña, which consists of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that differentiated instruction was implemented through adaptations in content, process, product, and assessment. Teachers designed adaptive lesson plans with tiered learning objectives, simplified worksheets, scaffolding strategies, and flexible learning time for students with special needs. Collaboration between classroom teachers and special assistant teachers played a significant role in supporting effective implementation. Individualized approaches and motivational reinforcement also contributed to improving students’ participation and self-confidence. However, several challenges were identified, including limited professional training, administrative workload, and teacher–student ratio. The study concludes that differentiated instruction serves as an effective pedagogical strategy in promoting inclusive education that is responsive to student diversity.
PENGUATAN LITERASI MEMBACA DI SEKOLAH DASAR MELALUI PENDEKATAN KONTEKSTUAL Hutagalung, S.Lamriana; Bernard Simanjuntak
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 01 (2026): Volume 12 No. 01, Maret 2026 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i01.11896

Abstract

This study aims to analyze the strengthening of reading literacy in elementary schools through a contextual approach. The research employed a qualitative method with a case study design conducted in a fifth-grade class of a public elementary school. The research participants included the principal, classroom teacher, and students. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation. Data analysis followed an interactive model consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing, with validity ensured through source and technique triangulation. The findings reveal that the contextual approach enhances students’ text comprehension, inferential skills, and engagement in reading activities. Connecting reading materials with students’ real-life experiences promotes deeper and more reflective meaning construction. Group discussions and authentic tasks further strengthen students’ motivation and confidence in expressing their ideas. Supporting factors include teacher readiness and a well-established school literacy culture, while constraints involve limited instructional time and diverse initial reading abilities. This study contributes by offering a contextual and practical literacy learning model to foster meaningful reading culture in elementary schools.
Pendampingan Guru di SD GKPS Rambungmerah Pematangsiantar dalam Penggunaan Deep Learning Untuk Evaluasi Pembelajaran Berbasis Data Hutagalung, Insenalia sampe roly; Hutagalung, S.Lamriana; Barus, Maria; Minar Trisnawati Tobing; Bernard Simanjuntak
SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2026): Januari
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/sambarapkm.v4i1.1449

Abstract

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan, khususnya deep learning, membuka peluang baru dalam evaluasi pembelajaran berbasis data di sekolah dasar. Namun, keterbatasan literasi digital dan pemahaman teknologi menjadi kendala bagi guru dalam memanfaatkan teknologi tersebut secara optimal. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk mendampingi guru-guru di SD GKPS Rambungmerah Pematangsiantar dalam penggunaan deep learning sederhana untuk mendukung evaluasi pembelajaran berbasis data. Metode yang digunakan meliputi pelatihan, pendampingan praktik, dan evaluasi implementasi menggunakan data hasil belajar siswa. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman guru terhadap konsep evaluasi pembelajaran berbasis data serta kemampuan awal dalam memanfaatkan teknologi deep learning sebagai alat bantu analisis hasil belajar. Kegiatan ini diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan kualitas evaluasi pembelajaran dan penguatan budaya literasi data di sekolah dasar.