Abdi Cendekia: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Vol 5 No 2 (2026): Juni

Resolusi Konflik Sosial Melalui Komunikasi Antar-Warga pada Wilayah dengan Kerawanan Sosial (Studi Kasus Kecamatan Medan Tembung)

Winda Kustiawan (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan)
Nayli Irfani Br Damanik (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan)
Fadhil Ahmad Ali (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan)
Harun Al Rasyid (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan)
Riduwansyah Riduwansyah (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan)
Asnawi Asyrof (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan)



Article Info

Publish Date
29 Jun 2026

Abstract

Kecamatan Medan Tembung merupakan salah satu kawasan urban padat penduduk di Kota Medan dengan karakteristik sosial yang heterogen. Kompleksitas ini melahirkan berbagai potensi sengketa dan gesekan sosial di tengah masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara mendalam bentuk-bentuk konflik sosial yang terjadi, potret saluran komunikasi antar-warga sehari-hari, serta model resolusi mandiri yang diambil oleh komunitas setempat. Menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap informan, observasi lapangan, dan analisis dokumen sekunder. Temuan lapangan menunjukkan bahwa konflik dominan dipicu oleh ketegangan wilayah pemukiman padat. Komunikasi antar-warga yang cair, baik yang bersifat informal melalui mediasi tetangga, rembuk wargai, maupun pemanfaatan figur pimpinan lokal informal, menjadi instrumen utama dalam mencapai resolusi konflik tanpa harus melibatkan instansi hukum formal. Pola penyelesaian ini merefleksikan eksistensi mekanisme perdamaian organik berbasis kearifan lokal urban.

Copyrights © 2026