Perkembangan busana di Indonesia banyak mengalami perubahan termasuk dalam hal busana Sembahyang Umat Hindu, hal ini juga terjadi di Pura Dalem Shindu Mertha Desa Sausu. Masyarakat Hindu masih ada yang berbusana ke Pura tidak Sesuai dengan etika. Rumusan masalah:1. Bagaimana etika busana sembahyang umat Hindu di Pura Dalem Shindu Mertha Desa Sausu Peore? 2. Bagaimana estetika busana sembahyang umat Hindu di Pura Dalem Shindu Mertha Desa Sausu Peore? 3. Apa faktor yang mempengaruhi terjadinya perubahan etika dan estetika busana sembahyang Umat Hindu di Pura Dalem Shindu Mertha Desa Sausu Peore? Tujuan penelitian: untuk mengetahui etika dan estetika serta faktor yang mempengaruhi perubahan penggunaan busana sembahyang di Pura Dalem Shindu Mertha Desa Sausu Peore. Teori yang digunakan: teori nilai, teori estetika, dan teori perubahan sosial. Jenis penelitian kualitatif, sumber data dalam penelitian ini: data primer dan data sekunder. Penentuan informan dilakukan dengan teknik purposive sampling, tehnik pengumpulan data: observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Hasil penelitian: 1. Etika busana sembahyang ke Pura umat Hindu di Desa Sausu Peore: a. Etika busana sesuai dengan dewa angga, manusa angga dan bhuta angga, b. Etika busana sesuai keinginan 2. Estetika busana sembahyang ke Pura umat Hindu di Desa Sausu Peore yaitu: a. Estetika untuk menutupi kekurangan Tubuh, b. Berpakaian ke Pura mengikuti tema sembahyang 3. Faktor yang mempengaruhi terjadinya perubahan etika dan estetika busana sembahyang ke Pura umat Hindu Di Desa Sausu Peore yaitu: a. Perkembangan IPTEK, b. Gaya hidup masyarakat c.Perkembangan ekonomi, d. Trand mode, e. Tidak adanya awig-awig.
Copyrights © 2026