Aktivitas dalam proses pembelajaran harusnya dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis, kemampuan pemecahan masalah, dan hasil belajar siswa khususnya dalam mata pelajaran matematika, namun hal ini tidak sesuai dengan hasil observasi dan wawancara yang dilakukan oleh peneliti. Hal ini disebabkan karena proses pembelajaran yang dilakukan kurang melibatkan partisipasi aktif siswa. Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan dan menganalisis bagaimana aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, kemampuan pemecahan masalah, dan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran matematika. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas (PTK) dan subjek penelitian berjumlah 20 siswa. Temuan penelitian menunjukkan bahwa model PELITA dan media Educaplay berhasil meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, kemampuan pemecahan masalah, dan hasil belajar siswa. Hasil menunjukkan bahwa aktivitas guru telah mencapai kriteria “sangat baik”, aktivitas siswa telah mencapai kriteria “hampir seluruh siswa sangat aktif”, keterampilan berpikir kritis telah mencapai kriteria “hampir seluruh siswa sangat terampil”, kemampuan pemecahan masalah telah mencapai kriteria “hampir seluruh siswa sangat mampu”, dan hasil belajar siswa telah mencapai kriteria “tuntas”. Disarankan bagi guru sekolah dasar untuk mengadopsi model pembelajaran yang menciptakan proses pembelajaran yang aktif, menyenangkan, dan bermakna.
Copyrights © 2026