Rendahnya keterampilan kolaborasi dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila menjadi permasalahan yang perlu mendapat perhatian karena siswa masih mengalami kesulitan dalam bekerja sama, berkomunikasi, dan bertanggung jawab dalam kelompok sehingga berdampak pada pencapaian hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan kolaborasi, dan hasil belajar siswa kelas IV SDN Mawar 7 Banjarmasin melalui penerapan model PANDAI yang merupakan kombinasi Project Based Learning (PjBL), Discovery Learning, dan Student Teams Achievement Division (STAD). Penelitian ini menggunakan pendekatakn kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam empat pertemuan dengan subjek penelitian sebanyak 21 siswa kelas IV. Data diperoleh melalui observasi aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan kolaborasi, serta tes hasil belajar yang dianalisis menggunakan teknik analisis data dan tabulasi silang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru terlaksana dengan kriteria sangat baik dan mengalami peningkatan pada setiap pertemuan. Aktivitas siswa terlaksana dengan kriteria sangat aktif dan mengalami peningkatan pada setiap pertemuan. Keterampilan kolaborasi siswa terlaksana dengan kriteria sangat terampil dan mengalami peningkatan pada setiap pertemuan. Hasil belajar siswa terlaksana dengan kriteria tuntas dan mengalami peningkatan pada setiap pertemuan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa model PANDAI efektif digunakan untuk meningkatkan keterampilan kolaborasi dan hasil belajar siswa.
Copyrights © 2026