Pembelajaran abad ke-21 menuntut peserta didik memiliki motivasi belajar, keterampilan komunikasi, dan keterampilan berpikir kritis yang baik. Namun, kemampuan tersebut belum berkembang secara optimal pada pembelajaran di sekolah dasar sehingga diperlukan penerapan model pembelajaran yang mampu meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses belajar. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar, keterampilan komunikasi, dan keterampilan berpikir kritis siswa melalui penerapan model PANCING yang mengintegrasikan Problem Based Learning, Contextual Teaching and Learning, dan Talking Stick. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan pada siswa kelas IV SDN Purwosari I.2. Data dikumpulkan melalui observasi dan tes, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pada aktivitas guru, aktivitas siswa, motivasi belajar, keterampilan komunikasi, keterampilan berpikir kritis, dan hasil belajar siswa hingga mencapai indikator keberhasilan yang ditetapkan. Temuan ini mengimplikasikan bahwa model PANCING dapat digunakan sebagai alternatif strategi pembelajaran IPAS untuk meningkatkan keterlibatan siswa sekaligus mengembangkan keterampilan abad ke-21 yang diperlukan dalam proses pembelajaran di sekolah dasar.
Copyrights © 2026