Artikel ini mengkaji pemikiran tafsir ilmi Mustafa Mahmud sebagai representasi penting penafsiran saintifik Al-Qur'an di Timur Tengah kontemporer. Dengan menggunakan pendekatan epistemologis, penelitian ini bertujuan menganalisis landasan metodologis, sumber pengetahuan, dan validitas klaim keilmuan dalam karya-karya tafsir Mustafa Mahmud, khususnya dalam buku Al-Qur'an: Muhawalah li al-Fahm al-'Asri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mustafa Mahmud membangun epistemologi tafsir yang bersifat integratif, yakni memadukan nalar saintifik modern dengan pendekatan spiritual-metafisik dalam memahami ayat-ayat kauniyah. Meskipun pendekatannya memperoleh sambutan luas di kalangan pembaca awam, terdapat sejumlah kritik metodologis dari kalangan mufasir akademis terkait ketatnya standar verifikasi ilmiah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kontribusi Mustafa Mahmud terletak pada upayanya mendialogkan sains dan wahyu secara populer, sekalipun masih memerlukan penguatan dalam aspek konsistensi metodologis dan ketelitian hermeneutis.
Copyrights © 2026