Vaskulitis adalah inflamasi pada dinding pembuluh darah yang dapat berupa vaskulitis primer maupun sekunder akibat penyakit yang mendasari. Laporan kasus ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus pada seorang pasien anak yang dirawat di Bangsal Firdaus RS PKU Muhammadiyah Gamping. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan studi dokumentasi rekam medis. Intervensi keperawatan yang diberikan berfokus pada manajemen nyeri, khususnya melalui pemberian terapi injeksi obat secara intravena. Berdasarkan hasil pengkajian dan pemeriksaan fisik, pasien merasakan nyeri pada area ruam merah di kulit akibat proses inflamasi vaskular. Diagnosis keperawatan utama yang ditegakkan adalah nyeri akut berhubungan dengan agen pencedera fisiologis yaitu vaskulitis. Rencana dan implementasi keperawatan dilaksanakan selama 3x24 jam dengan mengacu pada standar asuhan keperawatan berbasis bukti. Evaluasi menunjukkan bahwa nyeri akut teratasi sesuai target yang ditetapkan melalui pemberian obat anti nyeri dan anti inflamasi yaitu methylprednisolone. Laporan kasus ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi perawat dalam melaksanakan asuhan keperawatan komprehensif pada anak dengan vaskulitis, sehingga mampu meningkatkan mutu dan kualitas pelayanan keperawatan secara berkelanjutan. Kata Kunci: Terapi Methylprenisolone, Anak, Nyeri Akut, Vaskulitis
Copyrights © 2026