Dakwah merupakan aktivitas fundamental dalam Islam yang tidak hanya berfungsi sebagai penyampaian ajaran agama, tetapi juga sebagai proses pembinaan dan transformasi sosial umat. Penulisan makalah ini bertujuan untuk mengkaji konsepsi dinamika dakwah dari berbagai aspek, dasar pemikiran dalam perspektif filsafat dakwah, serta tujuan, fungsi, dan perannya terhadap umat Islam. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan menganalisis berbagai sumber ilmiah terkait dakwah. Hasil kajian menunjukkan bahwa dakwah memiliki sifat dinamis yang dipengaruhi oleh aspek sosial, teologis, dan kelembagaan, sehingga menuntut pendekatan yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Dalam perspektif filsafat dakwah, aktivitas dakwah memiliki landasan ontologis, epistemologis, dan aksiologis yang menjelaskan hakikat, sumber pengetahuan, serta nilai dan tujuan dakwah. Selain itu, dakwah memiliki tujuan untuk membentuk manusia yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia, serta berfungsi sebagai sarana edukasi, perbaikan (islah), dan kontrol sosial dalam masyarakat. Dakwah juga berperan sebagai instrumen perubahan sosial yang mampu membentuk kesadaran kolektif dan mendorong terciptanya masyarakat yang adil, harmonis, dan sejahtera. Dengan demikian, dakwah perlu terus dikembangkan secara kontekstual dan inovatif agar tetap relevan dalam menghadapi tantangan masyarakat modern.
Copyrights © 2026