Perilaku seksual remaja dan kejadian kehamilan remaja menjadi masalah yang perlu diperhatikan secara khusus, namun ironisnya membicarakan tentang seksualitas masih menjadi hal yang tabu dalam pergaulan sehari-hari. Orangtua atau guru masih merasa berkeberatan dalam membicarakan tentang seksualitas dengan remaja, apalagi harus memberikan pendidikan seksual kepada remaja. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian edukasi kepada guru, orangtua dan teman sebaya terhadap pengetahuan tentang kesehatan reproduksi remaja. Pengabdian kepada masyarakat ini merupakan penelitian pre eksperimental dengan pre dan post test desain. Pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan dalam lingkup satu sekolah SMP N di Kecamatan Girimulyo, Metode sampling adalah total sampel, sampel adalah guru mata pelajaran IPA (19), orang tua siswa (68) dan siswa-siswi SMP (75) tersebut. Pengetahuan diukur sebelum dan setelah pendidikan kesehatan dengan menggunakan kuesioner yang telah disusun oleh peneliti sendiri. Intervensi berupa pendidikan kesehatan tentang kesehatan reproduksi yang diberikan oleh dosen yang memiliki keahlian dibidang tersebut. Hasil pengabdian kepada masyarakat menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan posttest pada kelompok guru dan orang tua dengan perbedaan secara statistik bermakna, sedangkan untuk pengetahuan kelompok teman sebaya yang berbeda bermakna hanya kelompok remaja laki-laki. Hasil pretest pengetahuan sejak awal pada teman sebaya sudah tinggi. Kesimpulannya terdapat pengaruh pendidikan kesehatan reproduksi terhadap pengetahuan guru, orang tua dan teman sebaya laki-laki.
Copyrights © 2026