Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat telah mengubah kebutuhan dunia kerja dan menuntut mahasiswa memiliki kesiapan kerja yang lebih baik. Dalam menghadapi perubahan tersebut, literasi digital dan self-efficacy dipandang sebagai faktor penting yang dapat membantu mahasiswa beradaptasi dengan tuntutan lingkungan kerja modern. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi digital dan self-efficacy terhadap kesiapan kerja mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi Universitas Negeri Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 50 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik non-probability sampling. Analisis data dilakukan dengan regresi linier berganda yang didukung oleh uji validitas, reliabilitas, serta uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan kerja dengan nilai signifikansi sebesar 0,003. Self-efficacy juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 serta memiliki kontribusi yang lebih dominan dibandingkan literasi digital. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap kesiapan kerja yang ditunjukkan oleh nilai F hitung sebesar 73,129 dengan tingkat signifikansi di bawah 0,05. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,757 menunjukkan bahwa literasi digital dan self-efficacy mampu menjelaskan 75,7% variasi kesiapan kerja mahasiswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan kompetensi digital dan penguatan keyakinan diri mahasiswa menjadi faktor penting dalam mendukung kesiapan memasuki dunia kerja pada era transformasi digital.
Copyrights © 2026