Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Literasi Digital dan Self-Efficiacy terhadap Pemahanan Kesiapan Kerja Mahasiswa Pendidikan Ekonomi Universitas Negeri Medan Stevani Nababan vani; Fais Irawan; Kevin Lejon Simamora; Yehezkiel Exaudi Banjarnahor
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 4 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i4.7715

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat telah mengubah kebutuhan dunia kerja dan menuntut mahasiswa memiliki kesiapan kerja yang lebih baik. Dalam menghadapi perubahan tersebut, literasi digital dan self-efficacy dipandang sebagai faktor penting yang dapat membantu mahasiswa beradaptasi dengan tuntutan lingkungan kerja modern. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi digital dan self-efficacy terhadap kesiapan kerja mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi Universitas Negeri Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 50 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik non-probability sampling. Analisis data dilakukan dengan regresi linier berganda yang didukung oleh uji validitas, reliabilitas, serta uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan kerja dengan nilai signifikansi sebesar 0,003. Self-efficacy juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 serta memiliki kontribusi yang lebih dominan dibandingkan literasi digital. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap kesiapan kerja yang ditunjukkan oleh nilai F hitung sebesar 73,129 dengan tingkat signifikansi di bawah 0,05. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,757 menunjukkan bahwa literasi digital dan self-efficacy mampu menjelaskan 75,7% variasi kesiapan kerja mahasiswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan kompetensi digital dan penguatan keyakinan diri mahasiswa menjadi faktor penting dalam mendukung kesiapan memasuki dunia kerja pada era transformasi digital.
Pemanfaatan Limbah Kulit Pisang Sebagai Bahan Dasar Pembuatan Body Scrub Putri Kemala Dewi Lubis; Cindi Anjuani Gultom; Octavianty Sihombing; Sovia Elphani Simarmata; Yehezkiel Exaudi Banjarnahor
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7667

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi pemanfaatan limbah kulit pisang sebagai bahan dasar pembuatan body scrub alami berbasis konsep ekonomi sirkular dan ekonomi kreatif. Kajian dilakukan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif melalui studi literatur dan wawancara dengan pelaku UMKM di Kota Medan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kulit pisang memiliki kandungan bioaktif seperti flavonoid, vitamin C, tanin, serta antioksidan yang bermanfaat sebagai agen eksfoliasi dan perawatan kulit. Pemanfaatan limbah kulit pisang tidak hanya mampu mengurangi volume sampah organik, tetapi juga menghasilkan produk kecantikan bernilai tambah dengan biaya produksi yang rendah dan peluang pasar yang tinggi. Selain itu, inovasi ini berpotensi memperkuat pemberdayaan masyarakat, terutama UMKM, melalui produksi, branding, dan pemasaran produk ramah lingkungan. Penelitian menyimpulkan bahwa body scrub berbahan limbah kulit pisang merupakan inovasi berkelanjutan yang relevan untuk dikembangkan sebagai edukasi kewirausahaan, pengelolaan limbah, dan pembelajaran ekonomi kreatif dalam dunia pendidikan.
Pengaruh pendidikan kewirausahaan dan dukungan keluarga terhadap minat berwirausaha di kalangan Gen Z Mizael Demak Sitohang; Epelima Sinaga; Yehezkiel Exaudi Banjarnahor; Yohana Lumbantungkup; Mawarni Marlina Manalu; Khairuddin Ependi Tambunan
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE) Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jupe.v14n1.p36-48

Abstract

Unemployment among Generation Z is a serious problem that has resulted in increasing poverty rates and weakening labor competitiveness. The purpose of this study is to examine the impact of entrepreneurship education and family support on the entrepreneurial interest of Generation Z students. This study uses a quantitative approach with data collection through a Google Form-based questionnaire. A total of 80 students from the Faculty of Economics, State University of Medan were sampled using a simple random sampling method. Data analysis was performed using multiple linear regression using SPSS version 25. The research findings indicate that entrepreneurship education has a positive and significant impact on entrepreneurial interest, as well as family support which has been shown to have a similar effect. Both independent variables together have a significant influence on changes in entrepreneurial interest. This finding emphasizes the need to strengthen practice-oriented entrepreneurship education and family support to encourage the emergence of young entrepreneurs.
The Effect of the Human Development Index (HDI) and the Provincial Minimum Wage (PMW) on the Percentage of Poor Population in North Sumatra during the 2018–2025 Period Yehezkiel Exaudi Banjarnahor; Fais Irawan; Kevin Lejon Simamora
International Journal For Advanced Research Vol. 2 No. 6: April 2026
Publisher : Outline Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61730/yrhgwf95

Abstract

Human Development Index (HDI), Minimum Wage, Poverty, North Sumatra, Multiple Linear Regression. Poverty is one of the main problems in economic development that is still faced by various regions in Indonesia, including North Sumatra Province. This study aims to analyze the effect of the Human Development Index (HDI) and the Provincial Minimum Wage (PMW) on the Percentage of Poor Population in North Sumatra during the period 2018-2025. This research uses a quantitative approach by utilizing secondary data obtained from official publications of the Central Statistics Agency. The analytical method used is multiple linear regression with the assistance of SPSS version 25 software. Before conducting regression analysis, the data were first tested through classical assumption tests including normality, multicollinearity, heteroscedasticity, and autocorrelation tests. The results show that partially the Human Development Index has a negative and significant effect on the percentage of poor population with a t-value of -3.174 and a significance level of 0.025. The Provincial Minimum Wage also has a negative and significant effect on the percentage of poor population with a t-value of -10.178 and a significance level of 0.000. Simultaneously, the Human Development Index and Provincial Minimum Wage have a significant effect on the percentage of poor population with an F-value of 62.130. The coefficient of determination value of 0.961 indicates that 96.1% of the variation in the percentage of poor population can be explained by these two variables. These findings indicate that improving the quality of human development and implementing appropriate minimum wage policies can contribute to reducing poverty levels in North Sumatra.