Edukasi gizi pada anak usia dini merupakan fondasi penting dalam membentuk perilaku makan sehat sejak masa kanak-kanak. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketertarikan siswa TK Desa Karangmojo terhadap sayuran melalui metode pembelajaran berbasis pengalaman langsung (experiential learning) berupa praktik menanam sayur di kebun edukatif. Kegiatan dilaksanakan dalam satu hari penuh melibatkan 20 siswa TK beserta guru pendamping. Metode yang digunakan mencakup edukasi gizi interaktif menggunakan media visual serta praktik langsung menanam bayam, kangkung, dan sawi di polybag yang kemudian ditata menjadi kebun mini di lingkungan sekolah. Evaluasi dilakukan melalui observasi langsung terhadap perilaku, antusiasme, dan pemahaman anak selama kegiatan berlangsung. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada antusiasme anak terhadap sayuran, kemampuan menyebut jenis dan manfaat sayuran, serta munculnya keinginan anak untuk merawat tanaman di rumah. Kebun edukatif yang terbentuk menjadi media pembelajaran berkelanjutan bagi sekolah. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan berbasis praktik pertanian edukatif efektif digunakan sebagai strategi edukasi gizi pada anak usia dini.
Copyrights © 2026