Kematian neonatus dini masih menjadi salah satu penyebab utama kematian bayi yang dapat dipengaruhi oleh keterlambatan ibu dalam mengenali tanda bahaya pada bayi baru lahir. Rendahnya pengetahuan ibu mengenai kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko keterlambatan penanganan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu mengenai tanda-tanda bahaya yang dapat menyebabkan kematian neonatus dini melalui edukasi kesehatan. Kegiatan dilaksanakan di Posyandu Hegarmukti dengan melibatkan 30 ibu sebagai peserta. Metode yang digunakan berupa ceramah, diskusi interaktif, tanya jawab, permainan edukatif, dan pemberian leaflet. Evaluasi dilakukan menggunakan desain one group pretest-posttest dengan pengukuran tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi. Hasil menunjukkan bahwa proporsi peserta dengan kategori pengetahuan baik meningkat dari 63,3% menjadi 93,3%, sedangkan kategori pengetahuan kurang menurun dari 23,3% menjadi 0%. Hasil Uji Wilcoxon Signed-Rank Test menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara skor pretest dan posttest (p<0,001). Edukasi kesehatan terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu mengenai tanda-tanda bahaya neonatus dan berpotensi mendukung upaya pencegahan kematian neonatus dini di masyarakat.
Copyrights © 2026