Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN PRAKTIK PERSONAL HYGIENE PADA IBU HAMIL MELALUI EDUKASI KESEHATAN DIDESA CIBUNTU Dewi Mega Utari; Prismalinda; Hana Sabila; Wulandari; Rohani Siregar
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : PROFICIO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/.v7i2.6695

Abstract

Rendahnya pengetahuan dan praktik personal hygiene pada ibu hamil berpotensi meningkatkan risiko infeksi, gangguan kesehatan selama kehamilan, serta memengaruhi kesehatan ibu dan janin. Kegiatan edukasi kesehatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai pentingnya personal hygiene selama kehamilan dan mendorong penerapan perilaku hidup bersih dan sehat. Metode yang digunakan berupa penyuluhan melalui presentasi materi, pembagian leaflet edukatif, diskusi interaktif, serta pengukuran pengetahuan menggunakan pretest dan posttest. Kegiatan diikuti oleh 30 ibu hamil yang memperoleh materi mengenai kebersihan tubuh, tangan, gigi dan mulut, organ reproduksi, pakaian, serta lingkungan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan tingkat pengetahuan peserta setelah intervensi. Rata-rata nilai pengetahuan meningkat dari 84% pada pretest menjadi 94% pada posttest. Sebelum edukasi terdapat enam peserta dengan kategori pengetahuan cukup dan satu peserta dengan kategori pengetahuan kurang, sedangkan setelah edukasi hampir seluruh peserta berada pada kategori pengetahuan baik. Edukasi kesehatan melalui presentasi dan leaflet efektif meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang personal hygiene. Kegiatan ini mendukung terbentuknya pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri selama kehamilan sebagai upaya pencegahan penyakit dan pemeliharaan kesehatan ibu serta janin.
UPAYA PENINGKATAN KESADARAN PADA LANSIA TENTANG BAHAYA HIPERTENSI DI DESA KARANGSARI Lailatul Rochmah Ramjani; PrismaLinda; Andin Nurkhamilah Aisyafitri; Rohani Siregar; Nurhafifah
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : PROFICIO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/.v7i2.6696

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan global yang masih menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas, khususnya pada kelompok lansia. Rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan hipertensi menjadi faktor yang memperburuk kondisi tersebut. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penyuluhan kesehatan dan pemberdayaan perempuan sebagai pilar keluarga dalam meningkatkan pengetahuan lansia tentang hipertensi di Desa Karangsari .Metode kegiatan dilakukan melalui pendekatan edukasi kesehatan berupa penyuluhan tentang upaya peningkatan kesadaran pada lansia tentang bahaya hipertensi pada lansia. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan pro-test pada 30 responden lansia. Data dianalisis secara deskriptif dan dilanjutkan dengan uji N-Gain untuk menilai efektifitas intervensi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata pengetahuan dari 79,99% pada pre-test menjadi 97,43% pada post-test. Dapat disimpulkan bahwa intervensi yang diberikan efektif dalam meningkatkan pengetahuan lansia mengenai hipertensi. Kombinasi penyuluhan kesehatan dan pemberdayaan keluarga dapat dijadikan strategi promotif dan preventif dalam pengendalian hipertensi di masyarakat.
EDUKASI PENTINGNYA PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF SELAMA 6 BULAN DI DESA WANGUNHARJA, CIKARANG: Studi Pre-Post Tes pada 30 Responden Thrisnandhupanggaluh Wirahmanu Murwakanthi; Prismalinda; Rika Lestari; Rohani Siregar; Salsa Sadila
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : PROFICIO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/.v7i2.6697

Abstract

Seribu hari pertama kehidupan merupakan periode kritis yang menentukan kualitas pertumbuhan dan perkembangan anak secara jangka panjang, sehingga pemberian air susu ibu secara eksklusif selama enam bulan pertama menjadi intervensi gizi yang paling direkomendasikan dalam upaya pencegahan stunting. Namun demikian, rendahnya pengetahuan dan pemahaman ibu muda terhadap manfaat air susu ibu eksklusif masih menjadi hambatan utama dlam pelaksanaannya di tingkat komunitas. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas edukasi kesehatan dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, dan pemahaman ibu mengenai pemberian air susu ibu eksklusif di Desa Wangunharja, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Pengabdian masyarakat menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-eksperimental melalui pendekatan satu kelompok dengan pengukuran sebelum dan sesudah intervensi. Sebanyak 30 ibu yang memiliki bayi usia nol hingga enam bulan atau lebih yang dipilih menggunakan teknik pengambilan sampel bertujuan. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji statistik berpoasangan serta perhitungan indeks gain ternormalisasi. Hasil pengabdian masyarakat menunjukkan peningkatan rata-arat skor dari 87,63 menjadi 96,76, dengan inteks gain ternormalisasi sebesar 0,82 yang tergolong kategori tinggi dan nilai signifikan sebesar 0,000. Edukasi kesehatan terbukti efektif meningkatkan pengetahuan dan pemahaman ibu tentang air susu ibu eksklusif, serta berpotensi menjadi stratefi unggulan dalam penguatan program gizi komunitas dan pencegahan stunting.
PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN KEKURANGAN ENERGI KRONIS (KEK) PADA IBU HAMIL DI DESA SUKAJADI Rohani Siregar; Alvi Yandini; Cucu; Nurulita Anggraeni; La Ode Muhammad Anwar; PrismaLinda
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/.v7i2.6706

Abstract

Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil masih menjadi salah satu masalah gizi utama di Indonesia yang dapat meningkatkan risiko anemia, perdarahan, persalinan prematur, serta bayi lahir dengan berat badan rendah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran ibu hamil mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang selama kehamilan sebagai upaya pencegahan KEK di Desa Sukajadi. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan kesehatan, diskusi interaktif, demonstrasi makanan bergizi, serta pemeriksaan Lingkar Lengan Atas (LILA). Sasaran kegiatan adalah ibu hamil dengan dukungan tenaga kesehatan dan pemerintah desa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai penyebab, dampak, dan cara pencegahan KEK setelah diberikan edukasi kesehatan. Selain itu, dukungan keluarga dan pemberdayaan masyarakat juga berperan penting dalam menjaga status gizi ibu hamil. Kegiatan edukasi kesehatan secara berkelanjutan diharapkan mampu menurunkan angka KEK dan meningkatkan kesehatan ibu serta bayi.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TERHADAP PEMBERIAN IMUNISASI DPT PADA BALITA DI DESA KARANG ASIH KECAMATAN CIKARANG UTARA BEKASI TAHUN 2026 Rohani Siregar; Ropahiyatul Kamal; Mayla Zakia; Mega Nada Aulia; Octaviani Fajri; PrismaLinda
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/.v7i2.6710

Abstract

Imunisasi DPT adalah jenis vaksin dasar yang penting untuk melindungi bayi dari penyakit difteri, batuk rejan, dan tetanus. Pengetahuan ibu merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi apakah anak menerima imunisasi DPT atau tidak. Kurangnya pemahaman tentang manfaat, jadwal, dan pentingnya vaksinasi bisa membuat anak-anak tidak mendapatkan vaksin secara lengkap. Pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana tingkat pengetahuan ibu tentang imunisasi DPT berpengaruh terhadap pemberiannya pada balita di Desa Karang Asih, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi pada tahun 2026. Pengabdian masyarakat ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan pengabdian masyarakat di lapangan. Pengabdian masyarakat ini menggunakan 30 orang responden yang merupakan ibu-ibu yang memiliki anak balita dengan usia antara 0 hingga 2 tahun. Pengumpulan data dilakukan dengan cara membagikan kuesioner, mengamati buku KIA/KMS, serta melakukan kegiatan penyuluhan kesehatan tentang vaksin imunisasi DPT. Analisis data dilakukan dengan cara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki tingkat pengetahuan yang kurang, yaitu 15 orang (50,0%), sedangkan 10 orang (33,3%) memiliki pengetahuan yang baik, dan 5 orang (16,7%) memiliki pengetahuan yang cukup. Sementara itu, ada 19 responden (63,3%) yang sudah mendapatkan imunisasi DPT secara lengkap, sedangkan 11 responden (36,7%) belum lengkap. Hasilnya menunjukkan bahwa ada kaitan antara tingkat pemahaman ibu tentang cara memberikan vaksin DPT kepada anak balita.
UPAYA PEMBERDAYAAN IBU HAMIL DALAM MENCEGAH ANEMIA MELALUI EDUKASI KESEHATAN Rohani Siregar; Yuniar Indiarti; Astric Wulandary; Nabila Yasmin; PrismaLinda
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/.v7i2.6721

Abstract

Anemia pada kehamilan masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang dapat meningkatkan risiko komplikasi pada ibu dan janin. Rendahnya pengetahuan ibu hamil mengenai penyebab, dampak, dan upaya pencegahan anemia menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap tingginya kejadian anemia selama kehamilan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang pencegahan anemia melalui edukasi kesehatan. Kegiatan dilaksanakan di Posyandu Wisma Hijau, Desa Mekarmukti, Kabupaten Bekasi, dengan melibatkan 30 ibu hamil sebagai peserta. Intervensi dilakukan melalui edukasi kesehatan menggunakan metode ceramah, diskusi interaktif, tanya jawab, serta media leaflet. Evaluasi kegiatan menggunakan one group pre-test post-test design dengan pengukuran tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan kuesioner. Hasil menunjukkan bahwa sebelum edukasi terdapat 33,3% peserta dengan pengetahuan kurang, 26,7% cukup, dan 40,0% baik. Setelah edukasi, tidak terdapat lagi peserta dengan pengetahuan kurang, sedangkan 96,7% peserta memiliki tingkat pengetahuan baik. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara nilai pre-test dan post-test (p<0,001). Edukasi kesehatan yang diberikan terbukti efektif meningkatkan pengetahuan dan kesadaran ibu hamil dalam melakukan pencegahan anemia selama kehamilan.
UPAYA PENCEGAHAN DAN PENANGANAN DISMENOREA PADA REMAJA DI SMA AL ADAB DESA SUKARAYA DENGAN TERAPI JUS MANGGA Iqlima Putriana Kurnia; Moza Aulia; Aam Amalia Sari; PrismaLinda; Rohani Siregar
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/.v7i2.6725

Abstract

Dismenorea adalah salah satu masalah kesehatan reproduksi yang paling umum dihadapi oleh remaja perempuan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membantu remaja meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka dalam mencegah dan mengatasi dismenorea. Ini dilakukan melalui edukasi kesehatan dan terapi jus mangga di SMA AL ADAB yang terletak di Desa Sukaraya. Metode yang dipakai meliputi edukasi tentang kesehatan reproduksi, menunjukkan cara membuat jus mangga, dan memberikan terapi. Evaluasi dilakukan dengan cara pre-test, post-test, dan juga mengukur tingkat nyeri sebelum dan sesudah terapi. Diharapkan kegiatan ini bisa membantu remaja memahami lebih baik tentang dismenorea dan memberikan pilihan terapi alami yang aman, mudah dilakukan, dan efektif untuk mengurangi nyeri saat haid.
MENGATASI KONSTIPASI PADA IBU DI DESA TELAGA MURNI CIKARANG BARAT TAHUN 2026 Rohani Siregar; Yesi Apriana; Evi Puspita Sari; Rika Amelia Sari; PrismaLinda
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/.v7i2.6770

Abstract

Konstipasi merupakan salah satu keluhan yang paling sering dialami ibu hamil, terutama pada trimester kedua dan ketiga akibat perubahan hormonal, tekanan uterus yang semakin membesar, kurangnya konsumsi serat, rendahnya asupan cairan, serta kurangnya aktivitas fisik. Apabila tidak ditangani dengan baik, konstipasi dapat menimbulkan ketidaknyamanan, hemoroid, gangguan pola makan, dan penurunan kualitas hidup ibu hamil. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai pencegahan dan penanganan konstipasi melalui penyuluhan kesehatan di Desa Telagamurni, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi. Metode yang digunakan adalah penyuluhan kesehatan dengan pendekatan edukatif dan partisipatif melalui ceramah, diskusi, tanya jawab, demonstrasi sederhana, serta pembagian leaflet. Evaluasi dilakukan menggunakan pretest dan posttest terhadap 10 ibu hamil. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebelum penyuluhan terdapat 4 peserta (40%) dengan tingkat pengetahuan baik, 3 peserta (30%) dengan pengetahuan cukup, dan 3 peserta (30%) dengan pengetahuan kurang. Setelah penyuluhan, jumlah peserta dengan pengetahuan baik meningkat menjadi 6 orang (60%), pengetahuan cukup tetap 3 orang (30%), dan pengetahuan kurang menurun menjadi 1 orang (10%). Hasil tersebut menunjukkan bahwa penyuluhan kesehatan mampu meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai penyebab, gejala, pencegahan, dan penanganan konstipasi. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kemandirian ibu hamil dalam menerapkan perilaku hidup sehat untuk menjaga kesehatan pencernaan selama kehamilan.
EDUKASI TINGKAT KEPATUHAN IBU HAMIL DALAM UPAYA PENCEGAHAN KEMATIAN NEONATUS DINI Rohani Siregar; Inggrit Oktavia; Naila Salsabila Azzahra; Nazla Azzahra; PrismaLinda
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/.v7i2.6801

Abstract

Kematian neonatus dini masih menjadi salah satu penyebab utama kematian bayi yang dapat dipengaruhi oleh keterlambatan ibu dalam mengenali tanda bahaya pada bayi baru lahir. Rendahnya pengetahuan ibu mengenai kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko keterlambatan penanganan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu mengenai tanda-tanda bahaya yang dapat menyebabkan kematian neonatus dini melalui edukasi kesehatan. Kegiatan dilaksanakan di Posyandu Hegarmukti dengan melibatkan 30 ibu sebagai peserta. Metode yang digunakan berupa ceramah, diskusi interaktif, tanya jawab, permainan edukatif, dan pemberian leaflet. Evaluasi dilakukan menggunakan desain one group pretest-posttest dengan pengukuran tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi. Hasil menunjukkan bahwa proporsi peserta dengan kategori pengetahuan baik meningkat dari 63,3% menjadi 93,3%, sedangkan kategori pengetahuan kurang menurun dari 23,3% menjadi 0%. Hasil Uji Wilcoxon Signed-Rank Test menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara skor pretest dan posttest (p<0,001). Edukasi kesehatan terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu mengenai tanda-tanda bahaya neonatus dan berpotensi mendukung upaya pencegahan kematian neonatus dini di masyarakat.
Implementasi Program Kesehatan Masyarakat Dalam Pencegahan Penyakit Tidak Menular Dan Peningkatan Kesehatan Reproduksi Di Padukuhan Ngebel Dea Pebrianti; Prismalinda; Endy Safadilla; Stefanus Aditya
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 4 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i4.1041

Abstract

Pendahuluan: Penyakit tidak menular (PTM) dan masalah kesehatan reproduksi masih menjadi tantangan utama dalam pembangunan kesehatan di Indonesia. Padukuhan Ngebel sebagai wilayah perkotaan dengan karakteristik populasi yang heterogen menghadapi berbagai permasalahan kesehatan yang memerlukan intervensi komprehensif. Metode: Penelitian ini merupakan studi deskriptif dengan pendekatan komunitas yang dilaksanakan selama lima minggu (9 Juni - 12 Juli 2025). Metode pengumpulan data meliputi survei door to door, analisis SWOT, musyawarah masyarakat desa (MMD), dan implementasi program intervensi kesehatan. Sasaran penelitian mencakup 562 KK dengan 1.671 jiwa di 9 RT Padukuhan Ngebel. Hasil: Identifikasi masalah menunjukkan bahwa kurangnya kesadaran wanita usia subur (WUS) tentang deteksi dini kanker serviks (IVA) dan kanker payudara (SADARI), rendahnya cakupan pemeriksaan IVA, tingginya angka kejadian pernikahan dini, serta rendahnya kesadaran lansia tentang pencegahan PTM menjadi masalah prioritas. Implementasi program meliputi: (1) Pemeriksaan IVA gratis diikuti 10 WUS, (2) Posyandu lansia dengan pemeriksaan tekanan darah dan gula darah, (3) Penyuluhan kontrasepsi kepada 45 WUS, (4) Perintisan Posyandu remaja, dan (5) Edukasi kesehatan reproduksi kepada 89 remaja. Kesimpulan: Program kesehatan masyarakat berbasis komunitas terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran dan perilaku kesehatan masyarakat. Rekomendasi kebijakan diperlukan untuk memastikan keberlanjutan program melalui penguatan kapasitas kader kesehatan dan kemitraan multi sektor.