Perkembangan teknologi digital telah mengubah sistem pembelajaran menjadi lebih mandiri, namun juga menimbulkan tantangan berupa distraksi digital yang dapat menurunkan konsentrasi dan hasil belajar mahasiswa. Studi ini bermaksud guna menganalisa efikasi diri dan regulasi diri mahasiswa dalam menghadapi distraksi pembelajaran digital serta mengkaji perannya dalam perspektif konseling Islami. Dengan meninjau sejumlah artikel jurnal ilmiah yang relevan dengan subjek yang dibahas, studi ini menerapkan metodologi studi literatur. Mengacu temuannya, dua faktor internal-efikasi diri dan pengaturan diri-sangat penting untuk mengendalikan pembelajaran seseorang dalam lingkungan digital. Rasa efikasi diri yang kuat dikaitkan dengan peningkatan kepercayaan diri, berkurangnya penundaan, serta berkurangnya kemungkinan dalam menyerah. Sementara itu, regulasi diri membantu mahasiswa dalam mengatur waktu, mengontrol perilaku, dan menjaga fokus belajar. Distraksi digital, terutama dari penggunaan media sosial, terbukti berdampak negatif terhadap konsentrasi dan hasil belajar. Dalam perspektif konseling Islami, konsep mujahadah an-nafs berperan dalam memperkuat pengendalian diri melalui nilai-nilai spiritual. Oleh karena itu, integrasi aspek psikologis dan spiritual menjadi penting dalam menghadapi tantangan pembelajaran di era digital
Copyrights © 2026