Pembelajaran Akidah Akhlak di madrasah masih menghadapi tantangan berupa dominasi metode pembelajaran yang berpusat pada guru, sehingga keterlibatan peserta didik dalam proses pembelajaran belum optimal. Problem Based Learning (PBL) hadir sebagai alternatif model pembelajaran yang berpusat pada peserta didik melalui pemecahan masalah yang berkaitan dengan kehidupan nyata. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep, penerapan, dampak, dan tantangan Problem Based Learning dalam pembelajaran Akidah Akhlak. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan menganalisis berbagai literatur yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa PBL mampu menciptakan pembelajaran yang aktif, kontekstual, dan berpusat pada peserta didik. Penerapan PBL berdampak positif terhadap peningkatan keaktifan belajar, kemampuan berpikir kritis, hasil belajar, serta pembentukan karakter peserta didik. Namun, penerapan PBL masih menghadapi tantangan berupa kesiapan guru dan peserta didik, keterbatasan sarana, serta perlunya penguatan nilai-nilai Islam dalam proses pemecahan masalah. Kebaruan artikel ini terletak pada formulasi sintaks Problem Based Learning (PBL) yang disesuaikan dengan karakteristik pembelajaran Akidah Akhlak serta identifikasi tantangan spesifik penerapannya dalam konteks pendidikan Islam.
Copyrights © 2026