Anak yang tinggal di panti asuhan sering kali mendapatkan stigma dan dianggap sebagai kaum marginal sehingga mereka sering menjadi korban bullying di sekolah ataupun di tempat umum yang kemudian akan mempengaruhi psikologisnya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan anak dan remaja untuk meningkatkan resiliensi mereka menghadapi bullying. Kegiatan ini dilakukan di dua panti asuhan yang berbeda yaitu Panti Asuhan Terang Titipan Tuhan dan Panti Asuhan Al-Ikhwan dengan memberikan edukasi anti bullying terhadap total 29 anak dan remaja yang tinggal di panti asuhan. Metode pengabdian menggunakan ceramah dan role play. Proses edukasi kesehatan dilakukan dimulai dengan memberikan pre-test sebelum materi edukasi diberikan lalu dilakukan kembali post-test setelah edukasi. Analisis data dilakukan dengan membandingkan nilai pre dan post-test peserta. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan pada hasil post-test pemberian edukasi anti bullying dengan rerata peningkatan pengetahuan adalah 30,8% dari hasil pre-test. Hasil ini menunjukkan bahwa edukasi anti bullying penting dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan anak dan remaja sebagai populasi rentan yang tinggal di panti asuhan sehingga secara tidak langsung juga diharapkan akan meningkatkan resiliensi anak dan remaja ketika menghadapi bullying.
Copyrights © 2026