Penelitian ini bertujuan menganalisis dimensi esoteris dan eksoteris kontinuitas penciptaan Tuhan dalam perspektif QS. Qaf : 38. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian kepustakaan (library research). Data diperoleh dari Al-Qur'an, kitab tafsir klasik dan kontemporer. Analisis dilakukan melalui pendekatan tafsir tematik dan hermeneutik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara eksoteris QS. Qaf : 38 menegaskan kemahakuasaan Allah dalam menciptakan langit dan bumi tanpa mengalami kelelahan. Secara esoteris, ayat ini menunjukkan kontinuitas penciptaan sebagai manifestasi kehendak dan pemeliharaan Allah yang berlangsung terus-menerus terhadap alam semesta. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi pendekatan esoteris dan eksoteris menghasilkan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai hubungan Tuhan, manusia, dan alam dalam perspektif kosmologi Qur'ani dan metafisika Islam.
Copyrights © 2026