Jurnal Pendidikan Kimia Unkhair (JPKU)
Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Kimia Unkhair

Aplikasi Elektrokoagulasi Berulang Pada Pengolahan Limbah Cair Industri Tahu di Kota Bogor

Annisa Ramadhanti (Unknown)
Sutanto (Unknown)
Muhammad Fathurrahman (Universitas Pakuan)



Article Info

Publish Date
23 Jun 2026

Abstract

Abstrak Berkembanganya industri tahu meningkatkan jumlah limbah cair yang berpotensi menurunkan kualitas perairan jika dibuang tanpa pengolahan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pengulangan pada proses elektrokoagulasi dalam menurunkan kadar pencemar hingga memenuhi baku mutu sesuai Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 5 Tahun 2014 Lampiran XVIII tentang Baku Mutu Air Limbah Pengolahan Kedelai. Air limbah tahu akan dilakukan elektrokoagulasi berulang dengan variasi tegangan (20V dan 30V), jarak plat elektroda 4 cm, dan variasi waktu (15, 30, 45, dan 60 menit). Air limbah tahu sebelumnya akan dilakukan karakteristik awal dan akhir setelah proses elektrokoagulasi. Tegangan dan waktu kontak terbaik yang dicapai pada penelitian ini yaitu pada tegangan 20 V selama 60 menit pada tahap pengolahan kedua. Hal tersebut ditunjukkan dengan adanya penurunan nilai COD, TSS dan DHL sedangkan nilai DO dan pH mengalami kenaikan. Pada penelitian ini nilai TSS sudah memenuhi baku mutu walaupun untuk parameter pH dan COD masih belum memenuhi baku mutu namun memberikan hasil yang menunjukkan bahwa kualitas air limbah semakin baik. kata kunci: Limbah Cair Tahu, Elektrokoagulasi Berulang, TSS Abstract The development of the tofu industry has increased the volume of liquid waste, which has the potential to degrade water quality if discharged without treatment. This study aims to determine the effect of repeated electrocoagulation processes in reducing pollutant concentrations to meet the quality standards stipulated in the Regulation of the Minister of Environment Number 5 of 2014, Appendix XVIII, concerning Wastewater Quality Standards for Soybean Processing Activities. Tofu wastewater was treated using repeated electrocoagulation with variations in voltage (20 V and 30 V), electrode plate spacing of 4 cm, and contact time variations (15, 30, 45, and 60 minutes). Initial and final characteristics of the tofu wastewater were analyzed before and after the electrocoagulation process. The optimal voltage and contact time achieved in this study were 20 V for 60 minutes during the second treatment stage. This condition resulted in reductions in COD, TSS, and electrical conductivity (EC), while DO and pH values increased. In this study, the TSS value met the applicable quality standards; although the pH and COD parameters had not yet met the standards, the results indicate an overall improvement in wastewater quality keyword: Tofu Wastewater, Repeated Electrocoagulation, TSS  

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jpku

Publisher

Subject

Chemistry Education Mathematics Other

Description

Jurnal Pendidikan Kimia Unkhair (JPKU) merupakan jurnal peer-reviewed yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Kimia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Khairun. JPKU terbit 2 kali dalam setahun, yakni Edisi Juni dan Desember. Jurnal ini berisi artikel-artikel ilmiah ...