Ilmu dalam Islam memiliki kedudukan yang penting karena terintegrasi dengan nilai-nilai ketuhanan dan kemanusiaan. Oleh karena itu, proses belajar dan mengajar tidak hanya dipahami sebagai aktivitas akademik, tetapi juga sebagai praktik etis yang berlandaskan Al-Qur’an dan Hadis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji etika belajar dan mengajar dalam perspektif Islam melalui pendekatan humaniora. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka (library research), melalui analisis isi terhadap ayat-ayat Al-Qur’an, Hadis, serta literatur pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etika belajar dan mengajar dalam Islam bertumpu pada dua prinsip utama, yaitu penanaman adab dalam belajar dan pengajaran sebagai tanggung jawab sosial. Pendekatan humaniora menegaskan bahwa pendidikan Islam tidak hanya berorientasi pada penguasaan ilmu, tetapi juga pada pembentukan akhlak, integritas moral, dan tanggung jawab sosial peserta didik dan pendidik.
Copyrights © 2026