Perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah membawa perubahan dalam pendidikan anak usia dini, termasuk pada lembaga pendidikan Islam. Di satu sisi, AI memberikan kemudahan dalam proses pembelajaran, namun di sisi lain menimbulkan tantangan terkait interaksi sosial, pembentukan karakter, dan internalisasi nilai-nilai keislaman. Penelitian ini bertujuan menganalisis tantangan penggunaan AI dalam pendidikan anak usia dini dari perspektif Islam serta memahami respons guru terhadap perkembangan teknologi tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap guru, kepala sekolah, dan orang tua pada lembaga PAUD Islam. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan SaldaƱa. Hasil penelitian menunjukkan empat tema utama, yaitu: (1) AI sebagai inovasi pembelajaran yang meningkatkan efisiensi dan kreativitas guru; (2) tantangan terhadap interaksi sosial dan perkembangan karakter anak; (3) transformasi peran guru sebagai murabbi di era digital; dan (4) pentingnya integrasi nilai-nilai Islam dalam pemanfaatan AI. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan penggunaan AI dalam pendidikan anak usia dini tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi, tetapi juga oleh peran guru dan orang tua dalam mengintegrasikan nilai-nilai Islam dalam proses pembelajaran.
Copyrights © 2026