Penelitian ini membahas kemampuan anak kelompok B usia 5-6 Tahun dalam menghubungkan lambang bilangan dengan jumlah benda pada pembelajaran matematika di PAUD Ibnu Ardi. Kajian ini disusun dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi langsung dan wawancara guru kelas untuk menggambarkan capaian anak, kesulitan yang muncul, serta faktor yang memengaruhinya. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar anak telah mampu menyebutkan urutan angka dasar, mengenali lambang bilangan 1-10, dan mencocokkan beberapa jumlah benda konkret dengan simbol angka yang sesuai, tetapi masih ada anak yang memerlukan bantuan untuk membedakan simbol yang mirip dan menghitung benda secara konsisten. Temuan ini menegaskan bahwa kemampuan numerasi awal tidak hanya bergantung pada hafalan, melainkan pada kualitas stimulasi, ketersediaan media konkret, dan keberlanjutan latihan di rumah. Karena itu, pembelajaran matematika di PAUD perlu dirancang lebih kontekstual bervariasi, dan dekat dengan dunia bermain anak agar penguasaan konsep bilangan berkembang lebih stabil dan bermakna.
Copyrights © 2026