Anak berkebutuhan khusus (ABK) memerlukan layanan pendidikan yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan perkembangannya, terutama dalam pengembangan keterampilan motorik halus. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah seperti media clay dalam layanan bimbingan klasikal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi media clay dalam layanan bimbingan klasikal untuk mengoptimalkan keterampilan anak berkebutuhan khusus di SLB PKK Sumberrejo Bojonegoro. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian sebanyak 28 siswa anak berkebutuhan khusus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi media clay mampu meningkatkan keterampilan motorik halus siswa, terutama dalam kemampuan menggenggam, menekan, menggulung, dan membentuk objek sederhana. Selain itu, penggunaan media clay juga meningkatkan konsentrasi, kreativitas, rasa percaya diri, serta interaksi sosial siswa selama kegiatan berlangsung. Data penelitian menunjukkan adanya peningkatan pada seluruh indikator keterampilan siswa setelah implementasi media clay dilakukan. Pelaksanaan layanan bimbingan klasikal menggunakan media clay dilakukan melalui tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi sehingga kegiatan berjalan lebih terarah dan efektif. Dengan demikian, media clay dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif media pembelajaran dalam layanan bimbingan klasikal untuk membantu mengoptimalkan keterampilan anak berkebutuhan khusus.
Copyrights © 2026