Keadilan
Vol 24 No 1 (2026): Keadilan

ANALISIS YURIDIS TERHADAP PENGARUH PUTUSAN MAHKAMAH AGUNG NO. 132 K/AG/2019 DALAM PEMBAGIAN HARTA GONO GINI PASCA PERCERAIAN

GOUW TJENG SUN (Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai)
Sri Zanariyah (Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai)
Rika Santina (Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai)



Article Info

Publish Date
26 Feb 2026

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan kasus, serta pendekatan konseptual yang didukung dengan data sekunder berupa dokumen hukum, literatur, dan yurisprudensi terkait. Selain itu, penelitian ini juga dilengkapi dengan pendekatan empiris melalui wawancara dengan hakim, advokat, dan pihak-pihak yang memiliki pengalaman langsung dalam perkara perceraian dan pembagian harta gono-gini. Analisis dilakukan dengan menelaah norma hukum positif, putusan pengadilan, serta teori-teori hukum progresif, keadilan, dan hukum responsif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam Putusan Nomor 132 K/AG/2019. Mahkamah Agung mempertimbangkan beberapa faktor penting, yakni keberadaan perjanjian perkawinan, kontribusi masing-masing pihak terhadap perolehan harta, bukti kepemilikan yang sah, serta perlindungan terhadap hak-hak pihak yang lebih lemah. Putusan ini memberikan kepastian hukum bahwa jika tidak ada perjanjian pisah harta, maka harta bersama dibagi secara adil sesuai prinsip kesetaraan, sementara harta bawaan dan warisan tetap menjadi hak pribadi. Dampak putusan ini tidak hanya memperkuat yurisprudensi dalam pembagian harta gono-gini, tetapi juga mendorong kesadaran hukum masyarakat mengenai pentingnya perjanjian perkawinan untuk menghindari sengketa di kemudian hari. Kata Kunci: Perceraian, Harta gono-gini, Perjanjian perkawinan  

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

keadilan

Publisher

Subject

Humanities Environmental Science Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences

Description

Keadilan: Jurnal Penelitian dan Ilmu Hukum diterbitkan oleh Fakultas Hukum Universitas Tulang Bawang Lampung, telah ada sejak tahun 2006 dengan menerima 8 naskah hasil penelitian dan pemikiran kritis mengenai kajian bidang ilmu hukum setiap edisinya. Namun karena terdapat berbagai kendala mengalami ...