Program pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan di Desa Berahan Kulon yang terletak di Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak, Provinsi Jawa Tengah. Desa ini berada di wilayah pesisir utara Demak yang memiliki potensi besar di sektor pariwisata berbasis alam, budaya, religi, dan ekonomi kreatif. Desa Wisata Berahan Kulon dikelola oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Restu Bumi. Pengelolaan desa wisata Berahan Kulon sudah tersentralisasi antara pengelola desa dan Pokdarwis, akan tetapi belum optimal dalam penyampaian informasi mengenai potensi desa. Ketidakselarasan ini tidak hanya berdampak pada promosi destinasi wisata, tetapi juga menghambat pemasaran produk UMKM lokal yang sebenarnya dapat menjadi daya tarik tambahan bagi wisatawan (Rizal 2025). Kondisi permasalahan utama seperti keterbatasan pemasaran digital, rendahnya literasi teknologi, serta kurang optimalnya manajemen usaha. Tujuan dari program ini adalah untuk melakukan peningkatan digitalisasi pemasaran dan penguatan branding produk melalui e-katalog dan penguatan manajemen kelembagaan Pokdarwis melalui optimalisasi fungsi organisasi dan digitalisasi administrasi sederhana. Metode pelaksanaan dilakukan mengacu pada pendekatan partisipatif yang terdiri dari lima tahapan, meliputi sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi serta keberlanjutan program menggunakan metode N-Gain Score yang membandingkan pre-test dan post-test peserta. Hasil penelitian menunjukkan nilai N-Gain Score sebesar 0,146, dengan nilai persentase sebesar 14,6%. Hal ini membuktikan bahwa program pelatihan yang dilakukan efektif dalam meningkatkan keterampilan peserta baik di bidang digitalisasi administrasi, struktur organisasi dan digitalisasi produk. Dengan demikian, program ini mampu mendukung penguatan praktik digital pada Pokdarwis dan UMKM di Desa Berahan Kulon. Kata Kunci: Digitalisasi Administrasi, Struktur Organisasi, Digitalisasi Produk
Copyrights © 2026