Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia dini melalui pemanfaatan media loose part bahan alam jerami pada kegiatan seni kolase di Kelompok A TK Galikencana Desa Wotgali Kecamatan Plered Kabupaten Cirebon. Penelitian dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan motorik halus anak, khususnya dalam koordinasi mata dan tangan ketika melakukan aktivitas menggunting, mengoles lem, menempel, dan menyusun pola sederhana. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri atas 17 anak usia 4–5 tahun, yaitu 7 anak laki-laki dan 10 anak perempuan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan deskriptif kualitatif dan kuantitatif sederhana melalui persentase perkembangan kemampuan motorik halus anak. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan motorik halus anak pada setiap siklus. Pada tahap pra siklus kemampuan motorik halus anak mencapai 45%, meningkat menjadi 68% pada siklus I, dan meningkat kembali menjadi 88% pada siklus II. Anak terlihat lebih aktif, antusias, kreatif, dan mampu menyelesaikan kegiatan kolase secara lebih mandiri. Dengan demikian, media loose part bahan alam jerami terbukti efektif untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia dini.
Copyrights © 2026