Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan motorik halus anak usia 4–5 tahun melalui penggunaan media kertas pola. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Stephen Kemmis dan Robin McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 13 anak Kelompok A usia 4–5 tahun. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media kertas pola mampu meningkatkan keterampilan motorik halus anak secara bertahap. Persentase ketuntasan anak meningkat dari 30% pada tahap pra-siklus menjadi 55% pada siklus I dan mencapai 85% pada siklus II. Peningkatan terlihat pada kemampuan anak dalam memegang gunting, mengikuti pola, serta menghasilkan guntingan yang lebih rapi dan terarah. Dengan demikian, media kertas pola efektif digunakan sebagai alternatif pembelajaran untuk meningkatkan keterampilan motorik halus anak usia dini. Novelty dalam penelitian ini terletak pada penggunaan media kertas pola sebagai media sederhana, murah, dan mudah diterapkan dalam pembelajaran motorik halus melalui kegiatan menggunting berpola secara bertahap sesuai perkembangan anak usia 4–5 tahun.
Copyrights © 2026