Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh strategi verbal scaffolding guru terhadap kemampuan bercerita anak usia 5–6 tahun di TK Singapore Indonesian School Palembang. Permasalahan penelitian meliputi rendahnya kemampuan anak dalam menyusun cerita secara runtut, keterbatasan kosakata, dan kurangnya kepercayaan diri dalam berbicara. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu (nonequivalent control group design). Subjek penelitian terdiri dari kelompok eksperimen yang diberikan strategi verbal scaffolding dan kelompok kontrol dengan pembelajaran konvensional. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji independent sample t-test, dan uji gain score dengan bantuan perangkat lunak statistik. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kedua kelompok, di mana kelompok eksperimen mengalami peningkatan lebih tinggi, terutama pada aspek kelancaran berbicara, penggunaan kosakata, penyusunan alur cerita, dan penyampaian ide. Dengan demikian, strategi verbal scaffolding efektif dalam meningkatkan kemampuan bercerita anak usia dini. Penerapan strategi verbal scaffolding dapat dipertimbangkan sebagai salah satu pendekatan yang efektif dalam mendukung perkembangan kemampuan berbahasa dan komunikasi anak usia dini secara optimal.
Copyrights © 2026