Urgensi penelitian ini terletak pada kebutuhan pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis Articulate Storyline yang dapat meningkatkan pemahaman dan keterlibatan siswa sekolah dasar dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila secara lebih menarik dan efektif. Perkembangan teknologi digital mendorong transformasi pembelajaran dari pembelajaran yang berpusat pada guru menuju pembelajaran yang berpusat pada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif “Pancavers” berbasis Articulate Storyline pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila di sekolah dasar serta menganalisis validitas, kepraktisan, dan efektivitasnya. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Penelitian dilaksanakan di SDN 02 Tapa, Kabupaten Bone Bolango, dengan subjek uji coba produk sebanyak 16 siswa kelas IV yang telah mempelajari materi Pancasila, serta melibatkan ahli media, materi, dan bahasa sebagai validator. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, kuesioner, dan tes, yang kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif untuk mengukur kelayakan media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Pancavers memiliki tingkat validitas sangat tinggi dengan persentase 96,25% (ahli media), 92,5% (ahli materi), 85,7% (ahli bahasa), dan 100% (ahli pengguna). Media Pancavers juga terbukti praktis dan efektif dalam meningkatkan hasil belajar dan motivasi siswa hal ini menunjukkan bahwa media pembelajaran interaktif pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila di sekolah dasar dibutuhkan untuk memberikan pengalaman belajar yang bermakna dan berdampak bagi siswa.
Copyrights © 2026