Reska Putri Ismail Ismail
Program Studi Magister Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan Universitas Negeri Gorontalo

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PERAN PEREMPUAN DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN DI DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH (DPRD) KOTA GORONTALO (Study Kasus Badan Pembentukan Peraturan Daerah) Reska Putri Ismail Ismail; Sastro Mustapa Wantu; Lucyane Djaafar
SUPREMASI: Jurnal Pemikiran, Penelitian Ilmu-ilmu Sosial, Hukum dan Pengajarannya Vol 16, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/supremasi.v16i1.38337

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar Peran Perempan dalam Pengambilan Keputusan di DPRD kota Gorontalo khusunya di Badan Pembentukan Peraturan Daerah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Teknik analisis data yang digunaan dalam penelitian ini adalah model interaktif . data dikumpulkan melalui wawancara, studi doumentasi, dan Kepustakaan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa peran perempuan dapat dilihat jika perempuan turut serta dalam penngambilan keputusan, gagasan, dan pendapat dalam rapat. Keterlibatan perempuan dalam rapat sangatlah penting karna jika perempuan absen dalam menghadiri rapat dengan mengingat jumlah angota legislative perempuan yang lebih sedikit dibandingkan dengan laki-laki maka akan berpengaruh pada pengambilan keputusan nantinya. Perempuan juga harus bisa mengupgrade dirinya dengan cara banyak membaca ataupun dapat juga dengan melanjutkan studynya ke jenjang yang lebih tinggi apalagi dengan kemudahan teknologi sekarang yang mana pengetahuan dapat dengan mudah di dapatkan diaman saja dan kapan saja
Penerapan Media Pembelajaran Berbasis Proyektor Terhadap Motivasi Belajar Siswa Di SMP Negeri 3 Kota Gorontalo Ariyanto Nggilu; Reska Putri Ismail; Sukarman Kamuli; Mohamad Awal Lakadjo; Moh Agim; Karmila G Yusup
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.1435

Abstract

Beberapa Guru yang masih kurang memperhatikan minat belajar siswa, ada juga guru yang hanya memberikan bahan ajar (materi) kepada para siswa untuk mencatat materi belajar, bahkan ada juga guru saat mengajar hanya menggunakan metode ceramah, serta kurang menggunakan media belajar dalam proses pembelajaran. Hal seperti ini akan membuat siswa bosan didalam kelas dan tidak memiliki semangat untuk belajar, karna disebabkan oleh kurangnya inovasi dan kreatifias Guru saat mengajar. menggunakan metode penelitian Kualitatif. Pada pembelajaran dikelas, guru lebih banyak menggunakan metode ceramah sehingga terkadang siswa-siswi bosan dengan keadaan seperti itu. Metode ceramah yang diterapkan oleh guru terkadang tidak mampu diserap dengan baik oleh siswa, oleh sebab itu penggunaan media pembelajaran berbasis proyektor digunakan sebagai alat untuk mempermudah dalam proses pembelajaran dan ternyata hampir semua siswa sangat menyukai pembelajaran menggunakan proyektor tersebut karena lebih mudah untuk memahami materi dengan melihat tampilan gambar ataupun video pembelajaran yang ditampilkan.
Pengetahuan Politik Pada Anak Usia Sekolah Dasar Reska Putri Ismail; Fidyawati Monoarfa; Nur Sakinah Aries; Ariyanto Nggilu
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.1907

Abstract

Pendidikan politik pada tingkat sekolah dasar memiliki peranan krusial dalam memberikan dasar pemahaman tentang sistem politik dan kewarganegaraan kepada anak-anak, sebagai persiapan mereka menjadi warga negara yang informasi dan bertanggung jawab di masa depan. Metode penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah pendekatan kualitatif dengan melibatkan observasi kelas, wawancara dengan guru, dan analisis kurikulum pendidikan politik di sekolah dasar. Data yang terkumpul dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi peran pendidikan politik dalam pengembangan pengetahuan politik pada anak usia sekolah dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan politik di sekolah dasar memiliki peran penting dalam mengembangkan pengetahuan politik anak-anak. Guru memiliki tanggung jawab untuk menyampaikan materi politik dengan bahasa dan pendekatan yang sesuai dengan tingkat pemahaman anak-anak. Metode pembelajaran yang interaktif, seperti diskusi kelompok, permainan peran, dan proyek berbasis politik, dapat membantu anak-anak memahami konsep politik secara menyenangkan dan relevan dengan kehidupan sehari-hari mereka.
Inovasi Program Edukasi Kreatif dalam Meningkatkan Literasi dan Numerasi Siswa Sekolah Dasar Nur Sakinah Aries; Muhammad Faisal Lutfi Amri; Fidyawati Monoarfa; Reska Putri Ismail; Nurainun Nurainun
Journal on Education Vol 7 No 2 (2025): Journal on Education: Volume 7 Nomor 2 Tahun 2025 In Progress (Januari-Februari 2
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v7i2.8197

Abstract

This study aims to describe the improvement of literacy and numeracy skills in fifth-grade students at SDN 3 Talaga Jaya through the Kampus Mengajar Angkatan VI program. The research subjects consisted of 29 students. A qualitative descriptive approach was used, with data collected through observations, interviews, tests, and document collection. The researcher acted as the main instrument in data collection and analysis. This study also presents quantitative data from the Pretest and Post Test results for both literacy and numeracy. The literacy program, which included storytelling activities and digital-based learning, was found to be effective in enhancing students' reading and text comprehension skills. The results showed significant improvements, with the percentage of students meeting the minimum literacy standard increasing from 24% in the Pretest to 78% in the Post Test, and numeracy rising from 18% to 72%. The teaching program, which involved drills, mathematical games, contextual problem visualization, and the integration of literacy, proved to be effective in improving students' literacy and numeracy skills. This study recommends the adoption of similar methods to enhance the quality of elementary education.