Penelitian ini dilatarbelakangi dari kenyataan bahwa pembelajaran sejarah masih cenderung menitikberatkan pada hafalan fakta, sehingga nilai-nilai kemanusiaan belum terinternalisasi secara optimal. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji efektivitas penerapan nilai-nilai humanisme dalam pembelajaran sejarah serta mengidentifikasi kendala atau hambatan yang muncul dalam proses tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap guru sejarah sebagai informan utama, observasi dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan nilai humanisme dalam pembelajaran sejarah tergolong efektif dalam membentuk karakter peserta didik. Hal ini ditandai dengan meningkatnya kemampuan berpikir kritis, berkembangnya empati terhadap peristiwa sejarah, serta munculnya sikap toleransi dan kepedulian sosial. Namun terdapat beberapa hambatan, seperti keterbatasan waktu pembelajaran, tuntutan kurikulum, kesulitan dalam menilai aspek afektif, serta keterbatasan literasi kritis siswa.
Copyrights © 2026