Diabetes Mellitus Tipe 2 merupakan penyakit kronis yang sering terjadi pada lansia dan ditandai dengan peningkatan kadar gula darah akibat gangguan produksi maupun kerja insulin. Pengendalian kadar gula darah dapat dilakukan melalui terapi farmakologis dan non farmakologis. Salah satu terapi non farmakologis yang dapat digunakan adalah kombinasi relaksasi Benson dan aromaterapi jasmine yang memberikan efek relaksasi dan menurunkan hormon stres. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi terapi relaksasi Benson dan aromaterapi jasmine terhadap penurunan kadar gula darah puasa pada lansia dengan Diabetes Mellitus Tipe 2 di Perkumpulan Aisiyah Desa Pendil. Penelitian ini menggunakan desain quasi experimental dengan pendekatan one group pre-test post-test design. Populasi berjumlah 56 responden dengan sampel 36 responden yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui pemeriksaan kadar gula darah sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan kadar gula darah puasa setelah diberikan kombinasi terapi relaksasi Benson dan aromaterapi jasmine, dengan hasil uji statistik menunjukkan pengaruh yang signifikan.Kesimpulan penelitian ini adalah kombinasi terapi relaksasi Benson dan aromaterapi jasmine efektif dalam menurunkan kadar gula darah puasa pada lansia dengan Diabetes Mellitus Tipe 2. Terapi ini dapat menjadi alternatif non farmakologis dalam pengelolaan diabetes.
Copyrights © 2026