Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan model pembelajaran Project citizen terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah pre-experimental design dengan jenis one group pretest-posttest design serta analisis data menggunakan uji hipotesis paired sample t-test. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 19 peserta didik. Instrumen penelitian yang digunakan berupa lembar tes dan lembar observasi. Penerapan model Project citizen diawali dengan pemahaman konsep materi, kemudian dilanjutkan dengan identifikasi dan pemilihan masalah, pengumpulan data, pengembangan portofolio berupa poster, presentasi hasil portofolio, dan refleksi pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan berpikir kritis peserta didik meningkat dari 43,74 pada pretest menjadi 63,68 pada posttest. Hasil uji paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05), yang mengindikasikan adanya perbedaan yang signifikan antara skor pretest dan posttest. Selain itu, diperoleh nilai N-Gain sebesar 0,35 yang termasuk dalam kategori sedang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Project citizen mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik secara signifikan, meskipun tingkat peningkatannya masih berada pada kategori sedang.
Copyrights © 2026